
BPBD salurkan bantuan rekonstruksi korban kebakaran di Jalan Tinumbu Makassar

Makassar (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali turun lapangan untuk menyalurkan bantuan rekonstruksi dan rehabilitasi bagi korban kebakaran yang terjadi di permukiman padat penduduk Jalan Tinumbu Lorong 165 C, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo.
Kepala Pelaksana BPBD Makassar Fadli Tahar di Makassar, Sabtu, memastikan bantuan material berupa balok kayu, seng, paku, serta obat-obatan, telah didistribusikan untuk membantu warga memulai proses pemulihan hunian mereka.
"Kami turun langsung ke lokasi kebakaran dan tepat dua hari setelah kebakaran. Ini bantuan yang diserahkan adalah bantuan lanjutan setelah proses penilaian (asesmen) yang dilaksanakan sebelumnya. Di hari kejadian, kami juga sudah turun usai Dinas Pemadam Kebakaran bekerja memadamkan api," ujarnya.
Insiden tersebut menghanguskan tujuh rumah dan berdampak pada 10 Kepala Keluarga (KK)
Fadli Tahar menjelaskan penanganan bencana kebakaran di wilayah itu kini telah berjalan sesuai dengan prosedur tetap (protap) dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.
Setelah laporan kebakaran diterima, kata dia, tim BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung merespons di lokasi kejadian.
Selang satu jam setelah api padam, tim penilai yang dibantu oleh pihak kecamatan segera melakukan pendataan kerusakan, yang kemudian diikuti oleh penyaluran bantuan kedaruratan dan logistik.
"Koordinasi lintas sektor juga terjalin erat, dimana Dinas Sosial turut memberikan bantuan bahan pangan, sementara relawan kecamatan dan elemen masyarakat lainnya dilibatkan dalam proses pembersihan serta normalisasi area terdampak," katanya.
Setelah tahap asesmen awal selesai, kata dia, BPBD akan kembali menurunkan bantuan material konstruksi secara bertahap sesuai kebutuhan riil di lapangan.
Ia menekankan filosofi pelayanan tanggap bencana yang dianut oleh pihaknya yaitu mengutamakan kecepatan respons dibandingkan sekadar penjelasan administratif.
"Masyarakat tidak butuh jawaban panjang lebar saat sedang tertimpa musibah, yang mereka butuhkan adalah respons cepat dan kehadiran negara yang nyata," tegasnya.
Komitmen ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Makassar dalam melindungi warganya dari dampak bencana, khususnya di kawasan rawan seperti permukiman padat di Kecamatan Tallo.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
