Logo Header Antaranews Makassar

Bawaslu Sulsel gelar kompetisi debat sekaligus adu gagasan mahasiswa

Senin, 13 Juli 2026 14:29 WIB
Image Print
Suasana kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel, Abdul Malik terkait Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI untuk kalangan mahasiswa yang digelar pihak Bawaslu RI. ANTARA/ HO- Bawaslu Sulsel

Makassar (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI sekaligus mengajak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di daerah itu untuk berpartisipasi dalam adu gagasan sesuai materi debat tersebut.

"Kegiatan ini diselenggarakan Bawaslu RI sebagai ajang yang diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus memperkuat literasi mengenai hukum Pemilu," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel, Abdul Malik di Makassar , Senin.

Dia menekankan kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang adu argumentasi, tetapi juga wadah akademik yang mempertemukan pemikiran kritis mahasiswa dengan berbagai isu penegakan hukum Pemilu.

Menurut Malik, perguruan tinggi merupakan tempat lahirnya gagasan dan argumentasi ilmiah yang dapat memperkaya diskursus mengenai demokrasi dan penegakan hukum Pemilu.

Oleh karena itu, Bawaslu Sulsel berharap semakin banyak kampus di Sulsel mengirimkan delegasinya untuk mengikuti kompetisi tersebut akan semakin baik.

Pihak Bawaslu Sulsel bersama jajaran Bawaslu kabupaten dan kota telah melakukan sosialisasi kepada 28 perguruan tinggi.di Sulsel, melalui kunjungan langsung serta penyampaian informasi resmi kepada sivitas akademika agar semakin banyak mahasiswa berpeluang mengikuti kompetisi tersebut.

"Keterlibatan dunia akademik penting untuk menghadirkan berbagai perspektif baru dalam penegakan hukum Pemilu," ujar Malik.

Dengan demikian, menurut dia, semakin banyak gagasan yang lahir dari lingkungan kampus maka semakin besar kontribusi kalangan akademisi dalam memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.

Ia mengatakan tujuan utama kompetisi bukan semata-mata mencari tim debat terbaik, melainkan membangun tradisi akademik yang mendorong mahasiswa aktif mengkaji persoalan kepemiluan dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi penguatan sistem demokrasi nasional.

Pendaftaran Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI dibuka mulai 15 - 24 Juli 2026. Perguruan tinggi yang berminat dapat memperoleh informasi mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan peserta, buku pedoman, dan tahapan pelaksanaan melalui situs resmi Bawaslu RI.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026