Logo Header Antaranews Makassar

Kemenkum Sulbar tekankan pentingnya budaya sadar hukum sejak dini

Selasa, 14 Juli 2026 18:04 WIB
Image Print
Tim Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkum Sulbar saat melaksanakan koordinasi teknis dengan Satuan Pendidikan Menengah di Kabupaten Mamuju, Selasa (14/7). ANTARA/HO-Kemenkum Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat Saefur Rochim menegaskan pembentukan budaya sadar hukum perlu dimulai sejak usia dini melalui program penyuluhan hukum di sekolah.

"Penyuluhan hukum kepada para siswa-siswi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan taat hukum," kata Saefur Rochim, di Mamuju, Selasa.

Sebagai langkah awal, Tim Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat melakukan koordinasi teknis dengan SMA IT Buah Hati Islamic School Mamuju dan SMKS Keperawatan St. Fatimah Mamuju.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan penyuluhan hukum di lingkungan sekolah, termasuk membahas jadwal kegiatan, materi penyuluhan, metode penyampaian, dan dukungan dari pihak sekolah.

Di SMA IT Buah Hati Mamuju, tim diterima Kepala Sekolah Ahmad Marsyad. Sementara di SMKS Keperawatan St. Fatimah Mamuju, tim disambut perwakilan sekolah, Fatma.

Program penyuluhan hukum keliling dirancang untuk memberikan edukasi yang relevan bagi pelajar, meliputi hak dan kewajiban warga negara, pencegahan kenakalan remaja, etika bermedia sosial, serta berbagai isu hukum yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menurut Saefur, program tersebut merupakan upaya strategis Kanwil Kemenkum Sulbar dalam memperluas akses edukasi hukum kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia menilai peningkatan kesadaran hukum sejak dini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang tertib, bertanggung jawab, dan berkeadaban.

"Melalui program ini, kami ingin menghadirkan edukasi hukum yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami dan diterapkan oleh para siswa-siswi," ujar Saefur Rochim.

Ke depan, Kanwil Kemenkum Sulbar menargetkan pelaksanaan Penyuluhan Hukum Keliling di seluruh SMA dan SMK di Kabupaten Mamuju.

Untuk mendukung program tersebut, Kanwil Kemenkum Sulbar akan memetakan sekolah berdasarkan kebutuhan dan prioritas edukasi hukum, menyusun basis data materi sesuai karakteristik sekolah, serta melaksanakan pemantauan dan evaluasi secara terukur.

Selain itu, Kanwil Kemenkum Sulbar akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan keberlanjutan program sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda di Sulawesi Barat.

"Melalui sinergi antara pemerintah dan satuan pendidikan, diharapkan lahir generasi yang memiliki kesadaran hukum yang kuat, berintegritas dan mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungan masing-masing," kata Saefur.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026