Logo Header Antaranews Makassar

Dinkes dan Polda Sulbar perkuat sinergi penanganan korban lakalantas

Selasa, 14 Juli 2026 22:02 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulbar dr Nursyamsi Rahim. ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Sulawesi Barat dan Polda Sulbar memperkuat sinergisitas pada penanganan korban kecelakaan lalu lintas.

"Penanganan korban kecelakaan lalu lintas memerlukan sistem yang terkoordinasi, mulai dari lokasi kejadian hingga fasilitas pelayanan kesehatan," kata Kepala Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulbar Nursyamsi Rahim, saat menghadiri rakernis fungsi lalu lintas di Mapolda Sulbar, Selasa

Rakernis fungsi lalu lintas yang mengangkat tema 'Transformasi Pelayanan Lalu Lintas Presisi Menuju Kamseltibcarlantas yang Modern, Humanis dan Berbasis Teknologi' diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan perkembangan transportasi dan mobilitas masyarakat yang terus berubah.

Kehadiran Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulbar pada rakernis tersebut merupakan tindak lanjut dari penguatan kolaborasi antara Pemprov Sulbar dan kepolisian dalam mendukung transformasi pelayanan publik, khususnya di bidang keselamatan lalu lintas dan penanganan korban kecelakaan.

Kegiatan ini mengusung semangat transformasi pelayanan lalu lintas yang modern, humanis dan berbasis teknologi.

"Partisipasi kami dalam kegiatan ini bagian dari komitmen Pemprov Sulbar dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses dan mampu memberikan respons cepat terhadap kondisi kegawatdaruratan, untuk mewujudkan visi Sulbar Maju dan Sejahtera," jelasnya.

Nursyamsi berharap, sinergisitas sektor kesehatan dan kepolisian semakin solid sehingga mampu meningkatkan kualitas penanganan korban laka lantas, menekan angka kematian dan kecacatan akibat kecelakaan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, responsif dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

"Waktu emas (golden period) setelah kecelakaan sangat menentukan keselamatan korban. Sehingga, diperlukan sinergi yang kuat antara kepolisian, tenaga kesehatan, rumah sakit, puskesmas dan layanan kegawatdaruratan agar korban dapat memperoleh pertolongan secara cepat, tepat dan sesuai standar medis," jelasnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Disperkimtanhub) Provinsi Sulbar Maddareski Salatin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan rakernis yang menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antar-instansi dalam mendukung penyelenggaraan transportasi yang aman, tertib dan berkelanjutan.

Kolaborasi yang kuat kata Maddareski menjadi kunci untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih modern, humanis, dan berbasis teknologi, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Peningkatan kualitas infrastruktur transportasi, rekayasa lalu lintas, serta edukasi kepada masyarakat harus berjalan seiring dengan pemanfaatan teknologi agar target mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) dapat tercapai secara optimal," kata Maddareski.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026