Logo Header Antaranews Makassar

Piala Dunia 2026 - Memori gol tangan Tuhan membayangi semifinal Argentina vs Inggris

Rabu, 15 Juli 2026 13:24 WIB
Image Print
Grafik ilustrasi pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris menghadapi Argentina yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) waktu setempat. ANTARA INFOGRAFIK/Vintan Rahmadanti

Makassar (ANTARA) - Pertandingan semifinal ideal akan tersaji di babak semifinal Piala Dunia 2026 saat juara bertahan Argentina berhadapan melawan Inggris di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis dini hari nanti.

Duel klasik penuh rivalitas sejarah ini diprediksi berjalan sangat ketat, mengingat kedua tim bermaterikan pemain bintang namun harus melewati perjuangan melelahkan hingga babak perpanjangan waktu di perempat final.

Di bawah asuhan Lionel Scaloni, Albiceleste memiliki keunggulan dari segi pengalaman di laga-laga besar. Kendati performa mereka di turnamen ini dinilai belum mencapai puncak kesempurnaan, Argentina selalu mampu menaikkan level permainan mereka di momen-momen kritis—seperti saat bangkit melawan Mesir dan menyingkirkan Swiss lewat extra time.

Argentina tak terkalahkan dalam 12 laga terakhir mereka di Piala Dunia.

Sang kapten Lionel Messi yang kini berusia 39 tahun tetap menjadi pusat magis tim yang mampu menentukan hasil laga dalam satu sentuhan. Di lini depan, Julian Alvarez yang menjadi pahlawan di laga sebelumnya juga siap meneror pertahanan Inggris.

Prakiraan Formasi (4-3-3): E. Martinez; Molina, Romero, Otamendi, Tagliafico; De Paul, Mac Allister, Fernandez; Messi, Alvarez, Lautaro Martinez.

Sementara Inggris yang telah melangkah ke semifinal dengan ambisi besar menyudahi puasa gelar dunia mereka. Namun, tim asuhan Thomas Tuchel ini dinilai mendapat keberuntungan di fase gugur setelah melewati laga-laga sengit melawan Meksiko dan Norwegia. Lini belakang Inggris yang kerap goyah menjadi tantangan tersendiri menjelang laga ini.

Namun Jarell Quansah dipastikan absen karena hukuman kartu, sementara kondisi Declan Rice masih diragukan akibat sakit dan terus dipantau hingga menit-menit akhir.

Jude Bellingham dan Harry Kane masih akan menjadi andalan utama untuk membongkar pertahanan rapat yang dikomandoi Cristian Romero. Kreativitas Bukayo Saka dan Anthony Gordon dari sisi sayap juga akan sangat diandalkan.

Prakiraan Formasi (4-2-3-1): Pickford; James, Konsa, Guehi, O'Reilly; Rice/Anderson, Mainoo; Saka, Bellingham, Gordon; H Kane.

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sangat taktis dan minim risiko di awal laga. Mengingat intensitas tinggi dan kelelahan fisik dari babak sebelumnya, hasil imbang dalam waktu normal menjadi opsi yang sangat masuk akal bagi para pengamat sepak bola.

Argentina diunggulkan tipis untuk melaju ke babak final berkat kematangan mental dan ketenangan mereka dalam situasi tekanan tinggi atau babak adu penalti.

Di balik sakralnya laga semifinal ini, pecinta sepakbola masih dihantui ingatan gol tangan Tuhan Diego Maradona yang membantu Argentina menaklukkan Inggris di Piala Dunia 1986 di Mexico.

Kejadian itu seolah menjadikan misi balas dendam Tiga Singa untuk membungkam Messi cs. Akankah tangan Tuhan akan berperan lagi dini hari nanti sehingga membuat puasa gelar Piala Dunia Inggris semakin panjang. Selamat menyaksikan.

Baca juga: Piala Dunia 2026 - Spanyol bantai Prancis untuk menuju final

Baca juga: Piala Dunia 2026 - Duel klasik Argentina vs Inggris menuju final




Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026