
ESDM Sulbar memperluas cakupan penerima program listrik hemat dan murah

Mamuju (ANTARA) - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengoptimalkan dukungan pembiayaan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) agar cakupan penerima manfaat program Listrik Hemat dan Murah (LHM) dapat terus diperluas.
"Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik mandiri dapat memperoleh akses energi yang aman, layak dan berkeadilan," kata Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Sulbar Qamaruddin Kamil, di Mamuju, Kamis.
Qamaruddin menyampaikan itu, pada review paket pengadaan jasa konsultansi perencanaan program LHM tahun anggaran 2026.
Review ini merupakan langkah awal untuk memastikan seluruh dokumen perencanaan telah disusun secara komprehensif, sesuai regulasi dan siap dilaksanakan.
Review merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pengadaan yang bertujuan memastikan kesiapan dokumen perencanaan, kesesuaian ruang lingkup pekerjaan, spesifikasi teknis, serta kelengkapan administrasi sebelum proses pengadaan jasa konsultansi dilaksanakan.
Tahapan ini menjadi bagian dari komitmen Dinas ESDM Provinsi Sulbar untuk mewujudkan pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, efektif dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Melalui perencanaan yang baik, pelaksanaan program juga akan lebih efektif, efisien dan akuntabel," katanya lagi.
Perencanaan yang matang, kata Qamaruddin, menjadi faktor utama dalam menjamin keberhasilan pelaksanaan program LHM sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
"Kami ingin program listrik hemat dan murah tahun 2026 berjalan tepat sasaran, tepat waktu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri," ujar Qamaruddin.
Program LHM merupakan salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Sulbar yang bertujuan memberikan bantuan pemasangan sambungan listrik secara gratis kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang belum memiliki sambungan listrik mandiri.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan rasio elektrifikasi, memperluas akses energi bagi masyarakat, serta mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kelistrikan.
"Program LHM merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulbar dalam mendukung pemerataan akses energi sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penyediaan layanan kelistrikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah," kata Qamaruddin.
Pewarta : Amirullah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
