Logo Header Antaranews Makassar

TNI AD bersama TVRI gelar nobar Piala Dunia di 25.912 titik

Jumat, 17 Juli 2026 12:07 WIB
Image Print
Suasana nonton bareng semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Prancis di Lapangan Kodam XIV/Hasanuddin Kota Makassar belum lama ini. Terlihat hadir Kepala Stasiun TVRI Sulawesi Selatan Andi Fachruddin (kiri) dan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko (tengah) beserta pejabat lainnya. (ANTARA/dok)

Makassar (ANTARA) - TNI Angkatan Darat menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di berbagai penjuru Tanah Air pada 10–16 Juli 2026. Kegiatan bertajuk Nobar Kebangsaan tersebut menjangkau 25.912 titik di seluruh jajaran TNI dengan total kehadiran mencapai 1.133.184 penonton.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melalui pernyataannya, Jumat, bersyukur dapat berkontribusi mendukung penyiaran Piala Dunia melalui TVRI.

“Kami dari TNI Angkatan Darat dengan senang hati dan bersyukur dapat mendukung penyiaran Piala Dunia sepak bola melalui TVRI sesuai keinginan Presiden untuk menghibur masyarakat, khususnya pecinta sepak bola, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian,” ujar Maruli.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama TVRI, Fiki Satari, menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara TVRI dan TNI AD.

Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi salah satu faktor yang membuat manfaat penyelenggaraan Piala Dunia semakin luas dirasakan masyarakat.

“TVRI menyambut baik berbagai bentuk kolaborasi dan kajian yang lahir selama penyelenggaraan Piala Dunia. Hal ini menjadi bukti bahwa manfaat Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pulau-pulau terluar Indonesia,” ujar Fiki.

Fiki menambahkan, penyelenggaraan Nobar Kebangsaan yang digelar TNI AD merupakan bentuk dukungan terhadap penyiaran FIFA World Cup 2026 di Indonesia.

Kolaborasi Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 diawali dari diskusi antara KSAD dan Direktur Utama TVRI dalam kegiatan olahraga bersama di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, pada Jumat (3/7/2026).

Selain penyelenggaraan Nobar Kebangsaan, TVRI juga menerima hasil kajian KADIN Indonesia yang memperkirakan penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp5,03 triliun.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo Wicaksono, mengatakan Piala Dunia 2026 menjadi contoh bagaimana ajang olahraga berskala global mampu menggerakkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

“Piala Dunia 2026 tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan besar dan pemilik merek nasional, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi bagi hotel, restoran, kafe, pedagang makanan, pelaku industri kreatif, penyedia jasa, hingga UMKM di berbagai daerah,” ujar Kukrit.

Baca juga: Perputaran ekonomi selama Piala Dunia 2026 capai Rp5 triliun



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026