
Piala Dunia 2026 - Prancis lawan Inggris, gengsi harga mati

Jakarta (ANTARA) - Timnas Prancis dan Inggris bersua dalam pertandingan sarat gengsi sekaligus perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Hard Rock, Miami, Florida, Amerika Serikat, Minggu (19/7) pukul 05.00 WITA.
Sebelumnya, Prancis harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-2, sedangkan Inggris dihentikan Argentina lewat hasil akhir 1-2.
Kini kedua tim berusaha mengakhiri turnamen dengan medali perunggu, sekaligus menjaga gengsi di panggung sepak bola dunia.
Bagi Prancis, pertandingan ini juga memiliki makna emosional karena menjadi laga terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih tim nasional.
Deschamps menegaskan skuadnya tetap memiliki tanggung jawab untuk memberikan penampilan terbaik meski gagal mencapai final.
Bek Ibrahima Konate juga menyatakan para pemain ingin mempersembahkan kemenangan sebagai penghormatan kepada sang pelatih.
Megabintang Kylian Mbappe dipastikan dalam kondisi bugar dan masih berpeluang menambah koleksi golnya dalam persaingan sepatu emas (golden boot) turnamen.
Di kubu Inggris, Harry Kane mengaku kecewa setelah kekalahan dramatis dari Argentina, namun menegaskan timnya akan bangkit dan berusaha mengakhiri turnamen dengan kemenangan.
Manajer Thomas Tuchel diperkirakan melakukan sejumlah rotasi, meski tetap mempertahankan kerangka utama tim.
Secara historis, Prancis memiliki catatan lebih mentereng di Piala Dunia dengan dua gelar juara pada 1998 dan 2018, serta dua kali menjadi finalis lainnya yakni saat 2006 dan 2022. Sementara Inggris baru sekali mengangkat trofi, yakni saat menjadi tuan rumah pada 1966.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pratinjau Prancis lawan Inggris, adu gengsi dan peringkat ketiga
Pewarta : Donny Aditra
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
