Logo Header Antaranews Makassar

BPBD Sulbar perkuat budaya kesiapsiagaan bencana

Senin, 20 Juli 2026 20:31 WIB
Image Print
Kepala Pelaksana Harian BPBD Sulbar Muhammad Yasir Fattah. ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan instansi pemerintah melalui edukasi dan simulasi evakuasi.

"Penguatan kapasitas aparatur merupakan salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan penanggulangan bencana," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Sulbar Muhammad Yasir Fattah pada simulasi evakuasi bencana di Mamuju, Senin.

Simulasi evakuasi bencana yang dilaksanakan di Kantor Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Sulbar itu diikuti sejumlah pegawai di lingkungan instansi pemerintah daerah.

Pada kegiatan itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Ulfian bersama tim BPBD Sulbar memberikan materi kesiapsiagaan bencana. Mereka mengarahkan peserta mengenai prosedur evakuasi yang benar, pengenalan titik kumpul, hingga praktik langsung evakuasi sesuai standar penanggulangan bencana.

Pelatihan dasar manajemen bencana dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep dasar penanggulangan bencana, mulai dari pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi, hingga koordinasi lintas sektor sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain meningkatkan pengetahuan, pelatihan ini juga bertujuan membentuk karakter aparatur yang tangguh, memiliki kemampuan analisis risiko, serta mampu bekerja secara kolaboratif dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana di Provinsi Sulbar.

"Kegiatan ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Sulbar untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di daerah," ujar Yasir Fattah.

Yasir Fattah menyampaikan, BPBD Sulbar berkomitmen untuk terus memperluas pelaksanaan edukasi, pelatihan dan simulasi kebencanaan di berbagai instansi pemerintah, lembaga, dunia usaha, maupun masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sulbar yang tangguh bencana melalui kolaborasi seluruh elemen.

"Kami berkomitmen akan memperluas edukasi kesiapsiagaan terhadap bencana, bukan saja pada lingkup instansi pemerintah, tetapi juga pada seluruh pihak, termasuk elemen masyarakat sehingga dapat tercipta masyarakat yang tangguh bencana di Sulbar," kata Yasir Fattah.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026