
Gubernur usulkan revitalisasi gedung PLUT KUMKM Sulbar

Mamuju (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka melakukan pertemuan dengan Menteri UMKM Maman Abdurrahman untuk mengusulkan revitalisasi gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi, Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM), yang mengalami kerusakan akibat terdampak gempa bumi pada 2021.
"Salah satu usulan kami ke Menteri UMKM adalah revitalisasi gedung PLUT KUMKM yang mengalami rusak berat saat terjadi gempa bumi pada 2021," kata Suhardi Duka, melalui rilis yang diterima di Mamuju, Rabu.
Gubernur berharap dukungan Kementerian UMKM agar gedung tersebut dapat kembali berfungsi sebagai pusat konsultasi, pelatihan, kurasi produk, uji mutu dan etalase produk unggulan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Suhardi Duka juga memaparkan kondisi UMKM Sulbar yang memiliki 24.363 unit usaha mikro dan kecil serta 375 usaha menengah, yang didominasi sektor olahan makanan dan tekstil.
Meski memiliki potensi besar, sebagian besar pelaku UMKM di Sulbar masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari rendahnya legalitas usaha, keterbatasan sarana produksi, hingga minimnya kemitraan formal.
Selain itu, Gubernur juga mengusulkan bantuan sarana produksi berupa mesin pengolahan kakao, kopi, kelapa, aren, hasil perikanan dan pembangunan rumah produksi tenun.
Kemudian, pengembangan industri pakan ternak, pelatihan peningkatan kualitas produk, serta fasilitasi sertifikasi SNI, Halal dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) guna meningkatkan daya saing UMKM Sulbar.
Melalui pertemuan tersebut, Pemprov Sulbar berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat dengan Kementerian UMKM dalam mempercepat pengembangan ekonomi kerakyatan, meningkatkan daya saing UMKM, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sulbar.
"Pertemuan dengan pak Menteri UMKM ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulbar dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mendorong pengembangan UMKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah," ujar Suhardi Duka.
Pewarta : Amirullah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
