
Prabowo panggil para menko ke Istana bahas KDMP

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri koordinator (menko) serta beberapa menteri, termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis siang untuk membahas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Berdasarkan pantauan ANTARA, para menteri tersebut mulai tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta sekitar pukul 12.00 WIB.
Purbaya, sesaat setelah tiba mengatakan rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo tersebut akan membahas mengenai perkembangan KDMP.
"Koperasi Desa Merah Putih ya, sepertinya itu, tetapi saya belum tahu betul, ini saya bawa bahan saja yang banyak," kata Purbaya.
Purbaya sempat ditanya mengenai anggaran pengadaan kipas angin program KDMP yang diperkirakan menghabiskan anggaran senilai Rp1,8 triliun.
Dia mengaku belum mengetahui secara rinci mengenai hal tersebut lantaran pembangunan KDMP di bawah wewenang PT Agrinas Pangan Nusantara.
"Saya enggak tahu, nanti saya cek. Koperasi kan tanggung jawabnya si Agrinas kan. Kita hanya bayar cicilannya saja. Manajemen dan segala macam di sana," ucap Purbaya.
Sementara itu, Bahlil menyebut ratas kali ini membahas mengenai KDMP, perkembangan ekonomi, dan hilirisasi.
"Termasuk di dalamnya mengenai koperasi, perkembangan ekonomi serta hilirisasi, termasuk hilirisasi dan ketahanan energi ya," ucap Bahlil.
Adapun, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPPISUS) Aris Marsudiyanto yang turut hadir dalam ratas tersebut menambahkan bahwa Presiden Prabowo selalu mengevaluasi berbagai program-program strategis yang tengah berjalan, termasuk KDMP, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Kampung Nelayan Merah Putih.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo panggil para menko, Bahlil hingga Purbaya ke Istana bahas KDMP
Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
