Logo Header Antaranews Makassar

DVI indentifikasi dua jenazah korban KM Nurul Salsa

Jumat, 24 Juli 2026 03:56 WIB
Image Print
Dua peti jenazah korban KM Nurul Salsa bersiap di bawa ke Kabupaten Kepulauan Selayar setelah teridentifikasi oleh tim DVI gabungan di Kantor Biddokes Polda Sulawesi Selatan, Jalan Kumala Raya Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (23/72026). ANTARA/Dokumentasi. 

Makassar (ANTARA) - Tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan berhasil mengindentifikasi dua jenazah korban KM Nurul Salsa yang sebelumnya dibawa Tim SAR Gabungan ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Sulsel di Rumah Sakit Bayangkara Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kantong jenazah nomor PM 62 B01 Selayar cocok dengan nomor AM002, teridentifikasi sebagai Hasriati, jenis kelamin perempuan, umur 44 tahun, warga Dusun Garassi, Kelurahan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar, melalui data gigi, data medis, dan properti," kata Kepala Biddokes Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Haris di Makassar, Kamis.

Sedangkan untuk kantong jenazah kedua dengan nomor PM 62 B02 Selayar cocok dengan nomor AM001, teridentifikasi sebagai Bau Intang, berjenis kelamin perempuan, umur 50 tahun, warga Putabangun, Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, melalui sidik jari dan data medis.

Sejauh ini, kata Haris, tim DVI Biddokes Polda Sulsel telah menerima laporan dengan data sebanyak 16 korban dari total 17 korban yang dinyatakan hilang usai KM Nurul Salsa tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel pada Rabu, 17 Juni 2026.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto menyampaikan dari 76 korban kapal naas tersebut, korban selamat 58 orang, meninggal empat orang dan 14 orang masih dalam pencarian Tim SAR gabungan di perairan setempat.

Dari perkembangan penanganan, dua jenazah yang dikirim kemarin ke Biddokes untuk proses identifikasi sudah berhasil diidentifikasi nama korban dan asalnya dari Kabupaten Kepulauan Selayar. Selanjutnya, hari ini kembali ditemukan satu jenazah dan belum diketahui identitasnya.

"Pencarian korban hari ini menemukan satu korban. Jenis kelaminnya laki-laki, tapi belum tahu, belum diidentifikasi siapa. Ditemukan di Pulau Matalaang. (lokasi) pertengahan antara Makassar dengan NTB (Nusa Tenggara Barat). Jadi masih ada 14 lagi yang masih dalam proses pencarian," katanya menyebutkan.

Mengenai dengan proses hukum terkait kecelakaan kapal tersebut diduga adanya kelalaian serta kelebihan muatan hingga kapal ini dipaksa berlayar, kata Didik, sebelumnya sudah diperiksa sebanyak 21 orang sebagai saksi di antaranya, nahkoda, anak buah kapal, hingga pihak Syahbandar.

"Untuk sekarang ini sudah bertambah menjadi 23 saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan. Nanti perkembangan akan kami sampaikan lebih lanjut, baik itu dalam penanganan proses hukum maupun proses identifikasi dari jenazah yang sudah kita temukan," tuturnya menambahkan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DVI indentifikasi dua jenazah KM Nurul Salsa



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026