Logo Header Antaranews Makassar

Bulog Sulselbar bangun 11 gudang pada 2026

Jumat, 24 Juli 2026 20:57 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pengecekan stok beras di gudang Bulog Cabang Kota Makassar, Sulsel. ANTARA/Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - Perum Bulog Sulselbar (Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat) membangun 11 titik gudang baru pada akhir 2026 sebagai upaya memperkuat daya tampung cadangan pangan untuk masyarakat.

Penambahan gudang baru ini dinilai sangat krusial karena kondisi pergudangan Bulog di wilayah Sulselbar sudah mengalami keterbatasan.

Kepala Perum Bulog Kanwil Sulselbar Fahrurozi di Makassar, Jumat menyebut total stok beras Bulog Sulselbar saat ini telah mencapai 855.000 ton, sementara gudang milik Bulog Sulselbar hanya mampu menampung cadangan beras sebesar 364.000 ton yang terbagi dalam 52 kompleks gudang (204 unit gudang).

"Kondisi ini menunjukkan lebih dari separuh stok beras yang kami kelola harus disimpan di luar gudang milik Bulog, seperti di gudang sewa swasta atau gudang mitra penggilingan," urainya.

Fahrurozi menyampaikan pihaknya harus mengeluarkan anggaran sebesar Rp48 miliar pada 2025 lalu untuk penyewaan gudang yang tersebar di berbagai daerah di Sulsel maupun Sulbar.

Sekitar November 2026, Bulog Sulselbar siap membangun 11 unit gudang penyimpanan beras baru yang diproyeksikan akan rampung 6-7 bulan ke depan atau sekitar Mei dan Juni 2027.

Pembangunan 11 titik gudang baru tersebut merupakan bagian dari program strategis Perum Bulog Pusat yang mengalokasikan sebanyak 100 titik pembangunan gudang di seluruh Indonesia.

Sebanyak 11 titik ini tersebar di sejumlah kabupaten, antara lain Kabupaten Pinrang, Bone, Palopo, Bulukumba, Selayar hingga Mamasa di Sulawesi Barat.

Setiap unit gudang diproyeksikan memiliki kapasitas tampung rata-rata 3.500 ton. Dengan demikian, adanya 11 titik baru ini akan memberikan penambahan kapasitas gudang sebesar 38.000 hingga 40.000 ton.

Ia menjelaskan, dari total 11 titik lokasi yang direncanakan, sebanyak delapan titik akan dibangun di atas lahan milik Perum Bulog. Sementara itu, tiga titik lainnya memanfaatkan lahan hibah dari pemerintah daerah yaitu Kabupaten Bone, Mamasa dan Selayar.

"Saat ini, proyek memasuki tahap perancangan teknis dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) oleh konsultan perencana, yang berjalan secara paralel dengan proses kelengkapan administrasi sertifikasi tanah," urainya.

Guna mengatasi kurangnya ruang menyimpan cadangan beras, Bulog juga terus memperkuat jaringan kolaborasi dengan pemilik penggilingan padi swasta dan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi), khususnya di wilayah sentra utama seperti Kabupaten Sidrap dan Pinrang.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bulog Sulselbar bangun 11 gudang di 2026 perkuat daya tampung pangan



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026