
Kematian Sutrimo dinilai tak wajar, polisi dalami penyelidikan

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya masih mendalami informasi dan mengumpulkan bukti terkait dugaan kematian tidak wajar seorang pria bernama Sutrimo yang terjadi di sebuah klinik kawasan Jakarta Selatan pada Kamis (23/7) lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat merespons informasi yang beredar di media massa dan media sosial mengenai peristiwa tersebut.
"Polda Metro Jaya pasti akan mendalami informasi sekecil apa pun, apalagi terkait hilangnya nyawa seseorang. Apakah itu wajar atau tidak wajar, ini masih didalami," katanya saat ditemui di Jakarta, Senin.
Budi juga turut menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum. Kepolisian menegaskan tetap memberi ruang dan menghormati masa berduka yang sedang dialami keluarga korban.
Kendati demikian, polisi mengimbau pihak keluarga untuk segera membuat laporan resmi ke Polda Metro Jaya apabila merasa ada kejanggalan dalam peristiwa kematian tersebut.
"Apabila keluarga korban merasa ada kejanggalan terhadap meninggalnya saudara S, ini bisa membuat laporan kepada Polda Metro Jaya. Ini agar proses pro-justitia-nya lebih tepat dan memudahkan kami melakukan pendalaman," ujarnya.
Berita ini selengkapnya : Polda Metro Jaya selidiki dugaan kematian tak wajar Sutrimo
Pewarta : Ilham Kausar
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
