
Pemkab Gowa dan HNSI sinergi kembangkan perikanan dan pariwisata

Gowa (ANTARA) - Wakil Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin mendukung penuh pengembangan potensi nelayan dan pariwisata dan bersinergi melalui program yang ditawarkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kabupaten setempat
Dewan Penasehat HNSI Gowa, Indro Cahyo di Gowa, Selasa, mengatakan pertemuan dengan Wabup Gowa membahas berbagai aspirasi nelayan sekaligus peluang pengembangan sektor perikanan dan wisata yang dinilai dapat berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kami mengusulkan penataan kawasan pesisir dan bantaran Sungai Jeneberang serta Barombong menjadi destinasi wisata baru. Banyak titik penyeberangan seperti di Barombong maupun Sungai Jeneberang yang berpotensi dikembangkan menjadi dermaga kuliner dan kawasan wisata. Ke depan juga direncanakan penghijauan di sepanjang sempadan sungai agar kawasan tersebut semakin menarik dan ramai dikunjungi masyarakat," ujarnya.
Dalam audiensi itu, DPC HNSI Gowa memaparkan sejumlah program yang akan dijalankan, salah satunya rencana penyelenggaraan lomba perahu sebagai upaya mengangkat sejarah dan budaya maritim Kabupaten Gowa.
Selain itu, HNSI juga mengusulkan pembangunan kawasan sandar kapal nelayan yang lebih luas dan terpusat agar aktivitas nelayan semakin tertata sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi daerah.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menyatakan pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung setiap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan berpotensi meningkatkan PAD, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.
"Pada prinsipnya kami mendukung harapan dan masukan dari HNSI. Diskusi seperti ini penting agar setiap program dapat dikaji bersama. Memang selama ini Gowa belum menjadikan sektor kelautan sebagai sumber utama PAD, tetapi masih banyak potensi lain yang bisa dikembangkan," katanya.
Darmawangsyah Muin menegaskan, setiap rencana pengembangan harus disusun secara realistis dan dikoordinasikan dengan instansi terkait, khususnya Dinas Perikanan Kabupaten Gowa.
Menurutnya, sejumlah lokasi yang diusulkan juga berada dalam kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang sehingga memerlukan koordinasi lintas instansi.
Darmawangsyah juga mendorong HNSI untuk menjalin komunikasi lebih lanjut dengan Dinas Perikanan, termasuk membuka peluang pemanfaatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Bontomarannu maupun kerja sama pengelolaan Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemerintah Kabupaten Gowa.
Ia berharap HNSI dapat memprioritaskan program-program yang memiliki dampak ekonomi nyata dan mendapat dukungan masyarakat, terutama pengembangan potensi wisata di kawasan Danau Mawang, Sungai Jeneberang, dan Barombong.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris DPD HNSI Sulawesi Selatan Indar Wijaya, Wakil Ketua DPC HNSI Gowa Bahtiar Abdullah, A. Makkarateng, S.St.Pi, serta perwakilan organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
