Logo Header Antaranews Makassar

PT Vale perkuat ekosistem informasi publik yang Kredibel

Kamis, 30 Juli 2026 09:24 WIB
Image Print
PT Vale gelar Upskilling & Site Visit Media di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada 26–28 Juli 2026. ANTARA/HO-PT Vale

Makassar (ANTARA) - PT Vale memperkuat ekosistem informasi publik melalui peningkatan kapasitas insan pers lewat Upskilling & Site Visit Media di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada 26–28 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan kali ketiga dilaksanakan oleh PT Vale dengan menggandeng Tempo Institute serta melibatkan sebanyak 40 jurnalis dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara sebagai peserta.

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus dalam keterangannya diterima di Makassar, Kamis, mengatakan media memiliki peran strategis sebagai mitra dalam menghadirkan informasi yang independen, profesional, dan berbasis fakta.

“Tema HUT ke-58 PT Vale menjadi pengingat bahwa integritas harus tercermin dalam setiap aspek bisnis kami, termasuk cara kami membangun komunikasi dengan publik. Kami percaya kepemimpinan yang bertanggung jawab harus ditopang oleh keterbukaan informasi, sementara integritas diwujudkan melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta. Karena itu, media merupakan mitra strategis dalam membangun kepercayaan publik," ujar Yusri.

Dia berharap rekan media tidak hanya memperoleh penguatan kompetensi jurnalistik, tetapi juga kesempatan melihat secara langsung bagaimana komitmen keberlanjutan dijalankan di lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam menyampaikan informasi secara objektif, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Sementara itu, Redaktur Pelaksana Tempo, Raymundus Rikang memberikan apresiasi atas upaya PT Vale dalam mendorong peningkatan kapasitas jurnalis.

“Pelatihan ini sangat penting bagi wartawan untuk meningkatkan skill mereka khususnya liputan investigasi. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan langkah PT Vale dalam melaksanakan kegiatan ini patut diapresiasi karena tidak banyak perusahaan yang terbuka untuk mendukung peningkatan kompetensi investigasi bagi wartawan,” ungkap Raymundus.

Sedangkan,Senior Manager Construction Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite (Sorlim) PT Vale Indonesia, Ridwan Banda yang hadir sebagai narasumber menjelaskan bahwa Sorlim merupakan salah satu proyek strategis perusahaan yang mengintegrasikan pengembangan tambang limonit di Blok Sorowako dengan pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) bersama mitra. Melalui proyek ini, bijih nikel kadar rendah (limonit) dengan kadar rata-rata sekitar 1,14 persen Ni akan diolah menjadi produk bernilai tambah yang mendukung kebutuhan bahan baku industri kendaraan listrik dan transisi energi.

“Pembangunan fasilitas HPAL akan berlokasi di kawasan industri di Kabupaten Luwu Timur dan didukung oleh Feed Preparation Plant (FPP) serta berbagai fasilitas penunjang lainnya yang saat ini terus berkembang sesuai tahapan proyek. Hingga saat ini, progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif. Konstruksi tambang telah mencapai 50,5 persen dan ditargetkan rampung pada kuartal II 2027, sementara pembangunan fasilitas HPAL telah mencapai 19,3 persen dengan target penyelesaian pada kuartal IV 2027,” papar Ridwan.

Kemajuan proyek ini mencerminkan komitmen PT Vale untuk menghadirkan pertumbuhan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian bisnis, tetapi juga dijalankan dengan mengedepankan prinsip keselamatan, tata kelola yang baik, dan keberlanjutan. Melalui pengembangan IGP Sorlim, PT Vale berupaya menciptakan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung hilirisasi nasional dan pembangunan ekosistem industri berbasis nikel yang berdaya saing global.

Selain memaparkan perkembangan proyek, peserta juga memperoleh gambaran mengenai komitmen PT Vale dalam memastikan agar proyek berjalan selaras dengan upaya menciptakan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026