Logo Header Antaranews Makassar

Sekolah Rakyat Terintegrasi di Wajo tunda MPLS demi keamanan siswa

Sabtu, 1 Agustus 2026 21:10 WIB
Image Print
Pelaksanaan Temu Penguatan Anak dan Keluarga yang digelar pihak Sekolah Rakyat Tertintegrasi di Kabupaten Wajo, Jumat (31/07/2026). ANTARA/HO-Dok.Kepala SRT Wajo

Makassar (ANTARA) - Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Wajo di Sulawesi Selatan (Sulsel) menunda kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) demi keamanan dan keselamatan siswa, karena pengerjaan sejumlah sarana dan prasarana sekolah belum rampung.

Sebelumnya, SRT Wajo menjadwalkan MPLS digelar pada 31 Juli 2026 bersama sejumlah SRT lainnya, seperti SRT Kabupaten Barru, Sidrap, Tana Toraja, dan Bone.

Kepala SRT Wajo Asri melalui sambungan telepon dari Makassar, Jumat, menyampaikan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian PU (Pekerjaan Umum), Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo, dan Kementerian Sosial untuk menunda MPLS dengan pertimbangan keamanan siswa.



"Setelah berkoordinasi, kami putuskan MPLS mundur ke 15 Agustus 2026 dengan pertimbangan keamanan murid, karena masih proses pengerjaan untuk kesiapan Saprasnya," kata Asri.

Kementerian Sosial menyiapkan empat pilihan waktu kepada pihak Sekolah Rakyat untuk memilih pelaksanaan MPLS, yakni 15 Juli, 31 Juli, 15 Agustus dan 30 Agustus.

Adapun sejumlah sarana dan prasarana dengan persentase pengerjaan, yakni asrama putri 95 persen dan asrama guru atau tendik yang baru 65 persen. Asrama putra juga belum rampung 100 persen, namun telah memasuki tahap finalisasi.

Sementara kebutuhan utilitas dasar, seperti air juga belum optimal penyediaannya. Masih akan dilakukan koordinasi dengan pihak PDAM sebagai upaya mitigasi mempersiapkan kebutuhan air bagi Sekolah Rakyat di Kabupaten Wajo.

Kendati tidak melaksanakan MPLS, pihak Sekolah Rakyat Wajo menggelar Temu Penguatan Anak dan Keluarga yang dihadiri ratusan calon siswa baru bersama orangtua.



"Hari ini kami tetap membuat kegiatan Temu Penguatan Anak dan Keluarga. Kami undang semua orangtua bersama calon siswa baru, untuk mensosialisasikan SRT 19 Wajo, termasuk rencana MPLS dan program pembelajaran sambil menunggu masuk asrama," urai Asri.

Selain itu, bersama para guru, Asri telah memikirkan sejumlah inovasi untuk mengisi waktu calon siswa di rumah sembari menunggu pelaksanaan MPLS digelar.

"Kami juga siapkan opsi pembelajaran jarak jauh agar ada aktivitas di rumah, seperti penguatan literasi dan numerasi lewat jurnal untuk aktivitas belajar dari rumah," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026