
Kodam Hasanuddin percepat pembangunan 37 jembatan gantung di pelosok

Makassar (ANTARA) - Kodam XIV/Hasanuddin mempercepat pembangunan 37 jembatan gantung di wilayah pelosok sebagai bagian dari program prioritas nasional untuk meningkatkan konektivitas dan membuka akses transportasi masyarakat di daerah terpencil.
"Hingga kini, delapan jembatan telah rampung, sementara 29 lainnya masih dalam tahap pengerjaan," kata Kepala Pabandya Sterdam XIV/Hasanuddin, Letkol Inf Muhammad Yamin di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan program tersebut merupakan bagian dari target nasional pembangunan 5.000 jembatan gantung yang dicanangkan pemerintah. Dari jumlah itu, sebanyak 2.500 unit ditargetkan selesai pada Agustus 2026 guna mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah.
Menurut dia, pembangunan jembatan gantung membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan jembatan beton maupun jembatan Aramco. Hal itu karena material utama berupa kayu harus melalui proses pengeringan agar memenuhi standar kekuatan dan keamanan konstruksi.
Meski menghadapi tantangan teknis, proses pembangunan terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong melalui kolaborasi prajurit TNI, instansi terkait, dan masyarakat di setiap lokasi pembangunan.
Yamin menjelaskan bahwa keberadaan jembatan gantung sangat dinantikan masyarakat, karena mampu memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan. Jika sebelumnya warga harus memutar hingga sekitar satu jam, kini perjalanan dapat ditempuh hanya dalam hitungan menit.
Selain meningkatkan mobilitas, jembatan gantung juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Infrastruktur tersebut memudahkan petani mengangkut hasil panen ke pasar, memperlancar distribusi barang, serta memperkuat konektivitas antar-wilayah di daerah terpencil.
Jembatan gantung juga menjadi solusi penting saat musim hujan. Ketika debit sungai meningkat dan menghambat aktivitas masyarakat, keberadaan jembatan dapat menjamin akses penyeberangan yang lebih aman dan tetap dapat digunakan.
Kodam XIV/Hasanuddin optimistis seluruh pembangunan dapat diselesaikan sesuai target melalui sinergi seluruh pihak. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat konektivitas, tetapi juga mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pelosok.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
