
BPBD Sulbar intensifkan edukasi cegah karhutla

Mamuju (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat mengintensifkan edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seiring meningkatnya potensi kebakaran pada musim kemarau.
"Kami terus memperkuat langkah-langkah mitigasi bencana melalui edukasi, kolaborasi dan keterlibatan aktif masyarakat," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Sulbar Muhammad Yasir Fattah di Mamuju, Senin.
Edukasi bahaya karhutla dilakukan melalui sosialisasi, penyebaran informasi kebencanaan, kampanye mitigasi, serta koordinasi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah desa, TNI/Polri, Manggala Agni, relawan dan berbagai pemangku kepentingan, sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam pengurangan risiko bencana.
Selain edukasi, BPBD Sulbar juga meningkatkan kesiapsiagaan personel, pemantauan wilayah rawan, serta koordinasi lintas sektor untuk memastikan respon cepat apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Yasir Fattah menjelaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengakibatkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat akibat kabut asap, menurunkan kualitas ekosistem, serta berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi dan sosial.
"Upaya pencegahan harus dimulai dari peningkatan pemahaman masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api," ujar Yasir Fattah.
Ia mengajak seluruh masyarakat Sulbar untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin
"Penanggulangan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan edukasi yang berkelanjutan, kolaborasi yang kuat dan kepedulian seluruh masyarakat, kita dapat menjaga Sulbar tetap aman dan tangguh menghadapi bencana," tegasnya.
Sementara itu, Bupati Polewali Mandar H Samsul Mahmud melalui Surat Imbauan Nomor B-125/300.2.3/BPBD/VII/2026 mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran selama periode Juli hingga September 2026.
Seluruh camat, lurah dan kepala desa diminta mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, berhati-hati saat membakar sampah, memeriksa instalasi listrik, mematikan sumber api sebelum meninggalkan rumah, serta menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Sulbar intensifkan edukasi pencegahan karhutla
Pewarta : Amirullah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
