
Menteri LH puji progres TPA Tamangapa Makassar hentikan open dumping

Makassar (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh Jumhur Hidayat memuji kinerja Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam menangani masalah persampahan dengan sistem terbuka (open dumping) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Manggala.
"Progres penutupan timbunan sampah kini telah mencapai sekitar 93 persen. Perubahan ini memberikan dampak nyata, terutama dalam mengurangi bau menyengat yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di sekitar TPA," ujarnya saat meninjau TPA Antang Makassar, Rabu.
Jumhur Hidayat menilai langkah cepat Pemerintah Kota Makassar dalam menghentikan praktik open dumping dan beralih menuju sistem sanitary landfill layak menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.
"Ada sanitary landfill, ada juga controlled landfill. Ditutup dengan bioplastik atau biomembran, ada juga yang diuruk menggunakan tanah. Yang jelas, bau dari timbunan sampah itu sudah hilang," katanya.
Baca juga: Pemkot Makassar hanya menerima sampah residu di TPA Antang
Baca juga: 146 anak pemulung terima beasiswa PIP yang bermukim sekitar TPA Antang Makassar
Jumhur yang didampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin beserta jajaran Pemerintah Kota Makassar dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Makassar, Helmy Budiman melihat secara langsung perkembangan penutupan timbunan sampah open dumping yang sebelumnya mencapai ketinggian sekitar tujuh meter.
Penanganan dilakukan melalui metode cover soil atau pengurukan tanah untuk menutup gunungan sampah, yang dipadukan dengan penggunaan bioplastik atau biomembran di sejumlah area.
Selain meninjau area penutupan timbunan sampah, Menteri LH juga melihat lokasi pembangunan akses jalan menuju TPA yang saat ini tengah dipersiapkan melalui pemasangan tiang pancang.
Dia juga mengunjungi rumah-rumah warga yang telah memanfaatkan gas metan hasil timbunan sampah sebagai sumber energi, serta meninjau sistem pengelolaan kolam lindi.
Jumhur mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Makassar yang dinilainya mampu bergerak cepat menindaklanjuti arahan pemerintah pusat setelah sebelumnya TPA Tamangapa menerima sanksi administratif akibat tata kelola yang belum memenuhi ketentuan.
"Permintaan kami dari KLH kepada Pemerintah Kota Makassar sudah dilakukan dengan baik. Kira-kira sudah mencapai lebih dari 90 persen sesuai harapan yang kita inginkan, dan sekarang tinggal sedikit lagi," terangnya.
Menurutn dia, capaian tersebut membuktikan bahwa persoalan pengelolaan TPA dapat diselesaikan apabila pemerintah daerah memiliki komitmen yang kuat serta kemauan untuk melakukan pembenahan secara bertahap.
"Ini satu contoh yang baik bagi kota-kota lain. Kalau punya niat, ternyata bisa," tegas Jumhur.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya pembangunan sistem blocking agar air lindi tidak menyebar ke lingkungan saat musim hujan dan langsung dialirkan ke fasilitas pengolahan yang telah disiapkan.
"Pertama, dilakukan semacam blocking supaya kalau ada hujan, air lindinya tidak menyebar, tetapi langsung masuk ke sistem pengelolaan yang sudah dipersiapkan," jelasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri LH puji progres TPA Tamangapa hentikan open dumping
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
