Logo Header Antaranews Makassar

Dapat bisikan Menteri, Pemkot Makassar sempurnakan TPA Tamangapa

Kamis, 6 Agustus 2026 15:40 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat melakukan pemantauan di TPA Antang Tamangapa usai kebijakannya yang melarang pembuangan sampah dengan metode open dumping di Makassar, Kamis (6/8/2026). ANTARA/HO-Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar terus melakukan upaya penyempurnaan dan pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa sesuai arahan dan pendampingan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Kamis, mengatakan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Makassar tetap menjadi kebutuhan mendesak mengingat persoalan sampah di Kota Makassar yang semakin kompleks.

"Kehadiran fasilitas tersebut diproyeksikan mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari menjadi energi listrik, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap TPA," ujarnya.

Munafri menjelaskan pemerintah kota masih melakukan koordinasi terkait penetapan lokasi definitif pembangunan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan pemerintah pusat.

"Tentu kami akan terus menyempurnakan seluruh proses yang telah dilakukan di bawah bimbingan KLH untuk memastikan seluruh sistem pengelolaan di TPA berjalan sesuai aturan dan tidak lagi menimbulkan pencemaran lingkungan," katanya.

Ia menambahkan keberhasilan pembenahan TPA Tamangapa membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaan sampah di Makassar semakin modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

"Kami berharap kerja sama semua pihak terus terjalin agar TPA ini semakin baik dan pengelolaannya semakin sempurna ke depan," ucapnya.

Sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KBPLH) Jumhur Hidayat memuji kinerja Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam menangani masalah persampahan dengan sistem terbuka (open dumping) di TPA Tamangapa, Manggala.

"Progres penutupan timbunan sampah kini telah mencapai sekitar 93 persen. Perubahan ini memberikan dampak nyata, terutama dalam mengurangi bau menyengat yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di sekitar TPA," katanya saat meninjau TPA Antang.

Jumhur Hidayat menilai langkah cepat Pemkot Makassar dalam menghentikan praktik open dumping dan beralih menuju sistem sanitary landfill layak menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026