
Wali Kota Makassar minta PDAM jaga pelayanan

Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar, Sulawesi Selatan tetap menjaga pelayanan ke masyarakat saat kemarau yang dipengaruhi El Nino..
"Tahun ini musim kemaraunya akan sangat panjang. Ini akan mempengaruhi debit air dan jalur-jalur sumber air yang selama ini dimanfaatkan. Maka diperlukan perencanaan yang matang, fokus, dan konsentrasi yang kuat dari seluruh elemen yang ada," ujar dia saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-102 Perumda Air Minum Kota Makassar di Makassar, Kamis.
Dia meminta jajaran Perumda Air Minum Kota Makassar mengantisipasi dampak musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi tahun ini.
Menurutnya, penurunan debit air berpotensi memengaruhi pasokan air baku sehingga perusahaan harus memiliki perencanaan matang dalam menjaga kontinuitas pelayanan.
Ia menekankan pekerjaan di Perumda Air Minum bukan sekadar memenuhi target operasional harian, tetapi juga memastikan keberlanjutan penyediaan air bersih bagi masa depan Kota Makassar.
Ia juga menyoroti pentingnya integritas seluruh pegawai di lingkungan Perumda Air Minum.
"Tantangan internal maupun godaan dalam pengelolaan perusahaan harus dihadapi dengan menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada masyarakat," kata dia.
Strategi menghadapi dampak musim kemarau, Munafri mengatakan Perumda Air Minum telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, di antaranya optimalisasi sistem pompa, pengerukan saluran air, perbaikan reservoir, hingga pemeliharaan jaringan distribusi.
Menurutnya, seluruh pekerjaan tersebut harus dilakukan jauh sebelum musim kemarau tiba.
"Jangan nanti musim kemarau baru dilakukan. Harus sudah punya perencanaan maintenance dan langkah-langkah antisipasi sejak awal," ujarnya.
Dia berharap, seluruh insan Perumda Air Minum memiliki kepedulian tinggi terhadap pelayanan air bersih karena air merupakan kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
