
RSUD Cicalengka nonaktifkan perawat komen nirempati

Bandung (ANTARA) - RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menonaktifkan sementara seorang oknum perawat setelah yang bersangkutan diduga mengunggah komentar yang dinilai tidak berempati kepada pasien di media sosial.
Direktur RSUD Cicalengka Yani Sumpena Muchtar di Bandung, Jumat, mengatakan pihaknya langsung menonaktifkan sementara dan melakukan investigasi setelah menerima laporan melalui akun media sosial rumah sakit.
"Untuk sementara kami nonaktifkan dulu dari pelayanan. Kamis pagi kami langsung melakukan investigasi. Komite Keperawatan turun, kepala bidang turun, kemudian yang bersangkutan kami panggil untuk dimintai keterangan," ujarnya.
Hasil penelusuran internal menemukan oknum perawat tersebut turut memberikan komentar pada unggahan terkait meninggalnya pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), almarhum Yurizal.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komen nirempat soal pasien BPJS, perawat RSUD Cicalengka dinonaktifkan
Pewarta : Ilham Nugraha
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
