
Mal Nipah milik Kalla Grup di Makassar terbakar

Makassar (ANTARA) - Dua ruangan gerai perbelanjaan HERO dan tempat bermain anak Time Zone di lantai tiga dan empat Mal Nipah milik Kalla Grup di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan, terbakar pada Minggu malam
"Laporan kami terima pukul 21:48 WITA. Tim Posko Timur tiba sembilan menit di lokasi, karena jalan cukup pada padat kendaraan. Pemadaman 15 sampai 20 menit, dan api bisa dikuasai," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar Fadli Wellang di lokasi kejadian Minggu malam.
Sebanyak 30 armada pemadam kebakaran dengan kekuatan penuh serta personil dilengkapi tabung oksigen diturunkan untuk memadamkan api agar tidak meluas ke gerai lain di mal milik HM Jusuf Kalla ini.
"Armada full kekuatan, full dari Mako (Markas Komando) dan Posko Timur, itu kurang lebih 30 unit," tuturnya menyebutkan merespons pertanyaan awak media.
Dari laporan tim yang sedang bertugas memadamkan api, terdapat dua ruangan yang hangus terbakar berada di lantai tiga dan empat mal setempat.
"Terbakar ada dua tempat, itu ada dua ruangan. Lantai tiga HERO dan lantai empat itu wahana permainan, Timezone," katanya menyebutkan.
Terkait dengan dugaan penyebab kejadian, kata Wellang, masih dalam penyelidikan. Namum demikian, dari dugaan sementara api berasal dari neon box, diduga mengalami arus pendek.
"Dugaan penyebab sementara ini korsleting. Ada korsleting lampu di situ. Di neon box (papan reklame) mungkin di situ. Informasinya seperti itu, tetapi itu mesti dilakukan penyelidikan lagi," paparnya.
Mengenai luas ruangan yang terbakar, kata dia, belum diketahui pasti. Hanya saja, ruangan di lantai tiga menampung barang jualan dan apinya tidak sampai membakar etalase penjualan.
"Campur-campur, ada juga pakaian atau barang-barang lain, ada juga perlengkapan staf, karena ada tempat penampungan barang, itu kan toko, ada baju. Dan wahana permainan (ikut terbakar)," katanya lagi.
Sedangkan untuk korban jiwa, dari laporan tim pemadam yang bertugas disebutkan tidak ada. Hanya saja ada pengunjung mengalami sesak nafas diduga terpapar asap saat kejadian itu.
"Tidak ada (korban jiwa). Tadi, ada pengunjung pingsan karena kaget. Kemungkinan tadi ada karyawan juga sesak nafas karena asap tadi cukup pekat, di tempat penjualan pakaian tadi. "Ada sementara dilakukan perawatan dua orang (alami sesak). Tapi di bawah, sementara dirawat," tuturnya.
Saat musibah kebakaran tersebut terjadi, katanya menambahkan, mal Nipah masih buka atau menjelang tutup pukul 22.00 WITA sehingga aktivitas masih berlangsung. "Masih buka, karena belum jam 10 masih ada pengunjung lah, sudah tidak lama lagi tutup," ucapnya.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
