Logo Header Antaranews Makassar

Dua kelurahan Makassar jadi percontohan Kampung Sadar HAM

Selasa, 11 Agustus 2026 04:58 WIB
Image Print
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto saat berada di Makassar, Sulawesi Selatan memberikan penguatan kapasitas HAM bagi masyarakat kelurahan binaan sadar HAM di Makassar, Senin (10/8/2026). ANTARA/HO-Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Kementerian Hak Asasi Manusia memilih Kelurahan Mattoanging, Kecamatan Mariso, dan Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, sebagai kelurahan percontohan dalam program Desa/Kelurahan/Kampung Sadar HAM.

Wakil Menteri HAM Mugiyanto di Makassar, Senin, mengatakan kedua kelurahan tersebut diharapkan menjadi model penerapan nilai-nilai HAM yang dapat dikembangkan di wilayah lainnya.

"Kedua kelurahan diharapkan menjadi model sekaligus inspirasi bagi kelurahan lainnya dalam memastikan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat," katanya.

Mugiyanto mengatakan program tersebut juga melibatkan Penggerak HAM yang bertugas menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam mengidentifikasi persoalan terkait pemenuhan hak warga.

Persoalan yang menjadi perhatian antara lain akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan, lingkungan, serta pemenuhan hak kelompok rentan.

Menurut Mugiyanto, program Desa/Kelurahan/Kampung Sadar HAM dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai HAM hingga tingkat desa dan kelurahan.

Ia mengatakan pemenuhan HAM tidak hanya berkaitan dengan hak sipil dan politik, tetapi juga mencakup hak memperoleh pendidikan, kesehatan, pekerjaan, perumahan, lingkungan yang baik, serta pelindungan kelompok rentan.

"Kami ingin membawa hak asasi manusia dari sesuatu yang sepertinya mengawang-awang itu ke desa. Kami ingin pastikan semua masyarakat yang berada di desa paham dan sadar tentang hak asasi manusia yang mereka miliki," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dua kelurahan di Makassar jadi percontohan Sadar HAM



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026