
5.000 rumah rusak akibat gempa di Kolombia

Jenewa (ANTARA) - Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada Senin (10/8) merusak hampir 5.000 rumah dan 24 fasilitas kesehatan, serta berdampak kepada ratusan sekolah, pusat komunitas, dan ruas jalan, kata Juru Bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) Jens Laerke.
Kepada wartawan di Jenewa, Selasa, Laerke menyebut hampir 5.000 rumah mengalami kerusakan dan 387 rumah hancur, sementara 61 bangunan runtuh.
Lebih dari 550 lembaga pendidikan dan sedikitnya 350 pusat komunitas juga terdampak, tambahnya.
Laerke mengatakan laporan resmi menunjukkan adanya gangguan terhadap layanan penting, termasuk listrik, pasokan air, layanan kesehatan, dan konektivitas, di sejumlah kota. Sebanyak 53 ruas jalan juga terdampak di berbagai wilayah Kolombia.
Sedikitnya 126 orang meninggal dunia dan 1.495 orang terluka, berdasarkan data resmi pemerintah, tambahnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PBB: Hampir 5.000 rumah, 24 faskes rusak akibat gempa Kolombia
Pewarta : Primayanti
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
