Logo Header Antaranews Makassar

Tata infrastruktur perkotaan, Pemkot Makassar kaji skema investasi ducting sharing

Kamis, 13 Agustus 2026 04:27 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar menyiapkan skema investasi untuk penerapan ducting sharing sebagai upaya menata infrastruktur utilitas perkotaan, khususnya kabel fiber optik yang masih banyak terpasang di atas jaringan jalan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Rabu, mengatakan skema ducting sharing berkaitan dengan rencana investasi yang akan masuk ke Pemerintah Kota Makassar sehingga perlu dikaji agar sesuai regulasi.

"Ini melibatkan investor atau investasi yang akan masuk ke pemerintah kota. Sehingga kita membangun kajian untuk memastikan skema investasinya sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada," kata Munafri.

Menurut Munafri, pemerintah tidak hanya mempertimbangkan pembangunan fisik, tetapi juga keberlanjutan investasi dan kejelasan skema pengelolaannya dalam jangka panjang.

Ia mengatakan keberlanjutan nilai investasi perlu diperhatikan sejak awal agar penerapan ducting sharing tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur semata.

Pemkot Makassar juga memperhatikan sinkronisasi pembangunan ducting dengan berbagai program pembangunan dan rehabilitasi jalan agar tidak terjadi pekerjaan berulang.

Munafri mengatakan sinkronisasi diperlukan agar pekerjaan infrastruktur berlangsung efisien, tidak mengganggu aktivitas masyarakat, serta tidak menambah beban pembiayaan akibat pekerjaan yang dilakukan berulang.

Pemkot Makassar juga mempelajari penerapan konsep serupa di sejumlah daerah sebagai bahan pembanding dalam menentukan pola ducting sharing yang sesuai dengan karakteristik Kota Makassar.

"Kita berharap proses ini segera closing, sehingga tahun ini proses investasi ducting sharing sudah bisa berjalan di Makassar," ujarnya.

Munafri berharap penerapan ducting sharing dapat menjadi salah satu langkah untuk memindahkan kabel fiber optik yang saat ini masih terpasang di udara ke jaringan bawah tanah secara bertahap.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026