
Makassar deteksi dini keamanan jelang HUT RI

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar menekankan pentingnya penguatan sinergi tiga pilar hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 RI.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Makassar, Kamis, mengatakan sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan Polri menjadi salah satu kunci utama dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan berlangsung aman, tertib dan kondusif.
"Koordinasi tiga pilar ini penting menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat menyambut 17 Agustus," ujarnya.
Munafri saat menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda tentang Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Wilayah Kota Makassar, menjelaskan peringatan HUT ke-81 RI biasanya diwarnai berbagai kegiatan masyarakat di tingkat kecamatan, kelurahan hingga lorong-lorong.
Agenda tersebut antara lain pesta rakyat, perlombaan, pertunjukan seni dan budaya hingga malam apresiasi yang berpotensi mengumpulkan massa dalam jumlah besar.
"Seluruh pihak harus melakukan persiapan dan antisipasi secara maksimal. Ini menjadi hal yang sangat penting yang harus kita perhatikan secara bersama-sama," katanya.
Selain aspek kamtibmas, dia juga mengingatkan faktor kesehatan menjadi perhatian dalam setiap kegiatan masyarakat.
Oleh karena itu dia menginstruksikan Dinas Kesehatan maupun instansi terkait menyiapkan pola pendampingan yang memadai, terutama pada kegiatan yang melibatkan banyak warga.
"Kita berharap di setiap kegiatan itu harus ada pola pendampingan yang memadai dari instansi yang terkait, khususnya Dinas Kesehatan untuk tetap bisa standby berjaga di tengah-tengah masyarakat," imbuh Appi.
Wali Kota Makassar itu juga meminta seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama rangkaian perayaan kemerdekaan Indonesia.
Menurutnya, apel tiga pilar dan koordinasi lintas sektor harus rutin dilakukan untuk mengidentifikasi persoalan yang berpotensi muncul di masing-masing wilayah.
"Konsolidasi berkala, pelaksanaan apel tiga pilar hingga tingkat Tripika, kecamatan dan Forkopimda ini harus berjalan dengan baik, rutin dilaksanakan, untuk mengidentifikasi kemungkinan persoalan yang akan terjadi di wilayah," jelasnya.
Munafri meminta koordinasi taktis antara Pemerintah Kota Makassar, Polrestabes Makassar dan Kodim 1408/Makassar diperkuat.
Koordinasi tersebut diperlukan agar seluruh sel keamanan dapat terpantau lebih detail dan respons terhadap persoalan di lapangan bisa dilakukan secara cepat.
"Sinergi dengan Polrestabes dan Kodim 1408 untuk menjaga sel-sel keamanan kota ini harus dibangun lebih detail, lebih intens, sehingga pelaksanaannya memang melibatkan seluruh unsur," ucapnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
