Logo Header Antaranews Makassar

Pelindo Jasa Maritim gandeng TNI AL tingkatkan kompetensi kepanduan

Jumat, 14 Agustus 2026 04:28 WIB
Image Print
Suasana foto bersama piahk Pelindo Jasa Maritim dan jajaran TNI-AL yang berkomitmen memperkuat pemanduan pelayaran di Kawasan Timur Indoneisa. ANTARA/ HO-PJM

Makassar (ANTARA) - PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) menggandeng Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) memperkuat sinergi dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia bidang kepanduan melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pembentukan Pandu Tingkat II Angkatan V Tahun 2026.

"Sebanyak delapan perwira TNI AL yang dinyatakan lulus seleksi mengikuti program pendidikan tersebut untuk mendukung kebutuhan pelayanan pemanduan kapal, khususnya di kawasan Indonesia Timur," kata Direktur Utama PJM Arief Hermawan dalam keterangan persnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.

Dia mengatakan pendidikan Pandu Tingkat II merupakan langkah strategis untuk membangun kompetensi SDM sekaligus memperkuat sinergi antara Pelindo dan TNI AL.

Menurut dia, Program Pendidikan Pandu Tingkat II bagi Perwira TNI Angkatan Laut merupakan bentuk nyata sinergi antara Pelindo dan TNI AL dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional dan memiliki integritas.

Baca juga: Pelindo Jasa Maritim memperkuat kinerja bisnis maritim

Penguatan kompetensi pandu berperan penting dalam mendukung keselamatan, kelancaran dan keandalan pelayanan kapal di wilayah operasional PJM.

Kerja sama tersebut, lanjut Arief, tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi personel, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas pelayanan maritim, terutama di kawasan Indonesia Timur.

Delapan perwira TNI AL tersebut nantinya diproyeksikan mendukung kebutuhan pelayanan pemanduan di sejumlah wilayah, yakni Jayapura, Merauke, Manokwari, Biak, Sorong, Tual, Fakfak dan Timika.

Diklat diselenggarakan PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI), yang telah memperoleh persetujuan untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan Pandu Tingkat II.

Program tersebut mengacu pada pedoman penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan SDM pemanduan kapal yang ditetapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Sinergi TNI AL, PJM dan Kementerian Perhubungan ini diharapkan memperkuat ketersediaan personel pandu yang kompeten sekaligus meningkatkan keselamatan, keandalan dan kualitas pelayanan kapal di wilayah operasional PJM.

Langkah tersebut juga sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong konsistensi layanan dan keandalan operasional untuk menjaga kelancaran arus logistik nasional.

Baca juga: Pelayanan Pelindo Jasa Maritim Wilayah 3 melampaui target



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026