
9.290 warga mengungsi akibat gempa di NTT

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengkonfirmasi sementara ini ada 9.290 warga bertahan di titik-titik pengungsian pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Minggu, mengatakan berdasarkan pemutakhiran data pukul 00.00 WIB tadi malam konsentrasi pengungsi terbesar di NTT berada di Kabupaten Sikka sebanyak 3.356 jiwa dan Kabupaten Manggarai sebanyak 2.078 jiwa
Pengungsi di Kabupaten Sikka tersebar di GOR Samador sebanyak 1.356 jiwa dan 2.000 jiwa mengungsi secara mandiri di 10 titik lokasi.
Sementara itu ratusan warga terdampak lainnya juga dilaporkan mengungsi di Kabupaten Nagekeo sebanyak 500 jiwa, Kota Bima (NTB), hingga Kepulauan Selayar (Sulawesi Selatan). Jadi secara keseluruhan ada 9.290 pengungsi.
Berton memastikan pemenuhan hak-hak dasar dan kebutuhan logistik di area pengungsian kini menjadi fokus utama penanganan masa darurat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Data sementara, BNPB: 9.290 warga mengungsi akibat gempa NTT
Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
