Logo Header Antaranews Makassar

Lima pemuda ditangkap terkait tawuran dan pembakaran motor di Makassar

Senin, 17 Agustus 2026 05:03 WIB
Image Print
Ilustrasi - garis polisi terpasang di tempat kejadian perkara kejahatan usai diamankan pihak kepolisian di Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir.

Makassar (ANTARA) - Polisi menangkap lima pemuda yang diduga terkait penyerangan antarkelompok dan pembakaran satu unit sepeda motor di Jalan Nuri, belakang Pasar Senggol, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu dini hari.

"Kami berhasil mengamankan lima orang yang diduga ada kaitannya dengan penyerangan itu, termasuk diduga membakar satu motor dari pihak kelompok Pasar Senggol," kata Kapolsek Mariso Kompol Aris Sumarsono di Makassar, Minggu.

Aris mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika sekelompok pemuda mendatangi kelompok lain yang sedang berkumpul di belakang Pasar Senggol.

Kedua kelompok kemudian terlibat saling serang menggunakan batu serta senjata berupa busur dan anak panah.

Dalam kejadian tersebut, satu unit sepeda motor milik salah satu pihak dibakar.

"Penyerangan itu yang kedua. Pertama dari arah depan Pasar Senggol Jalan Opu Daeng Risadju dan kedua terjadi di belakang pasar, Jalan Nuri. Di lokasi kedua ada motor dibakar," katanya.

Personel Polsek Mariso bersama tim gabungan Polrestabes Makassar kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyisiran di sekitar kawasan pascatawuran.

Polisi selanjutnya mengamankan lima pemuda yang diduga terkait dengan penyerangan tersebut dan membawa mereka ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.

"Ternyata setelah menyerang, ada teman pelaku lewat belakang pasar lalu ribut lagi di belakang Pasar Senggol. Tim ke lokasi dan langsung diamankan lima orang, lalu dibawa ke kantor," katanya.

Polisi juga menghalau warga agar tidak terprovokasi serta mengevakuasi sepeda motor yang dibakar dari lokasi kejadian.

Aris mengatakan penyidik masih memeriksa kelima pemuda tersebut untuk mengetahui peran masing-masing serta mendalami motif penyerangan.

"Masih dalam penyelidikan motif penyerangan. Sementara ini para terduga sedang diperiksa penyidik untuk mendalami kasusnya. Nanti disampaikan perkembangannya," katanya.

Polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok geng motor dalam peristiwa tersebut.

Dalam kejadian terpisah, tawuran antarkelompok juga terjadi di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (14/8).

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mughni mengatakan polisi mengamankan dua pemuda serta sejumlah barang bukti berupa anak panah dan ketapel.

"Ada dua terduga kita amankan serta beberapa anak panah, busur atau ketapel di lokasi kejadian. Kasus ini masih dalam pendalaman penyidik," katanya.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026