Logo Header Antaranews Makassar

Sebagian objek wisata di NTT ditutup pascagempa

Selasa, 18 Agustus 2026 15:13 WIB
Image Print
Sejumlah wisatawan menumpang perahu sekoci menuju kapal pinisi untuk melanjutkan perjalanan wisata ke kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026). Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat telah memastikan sektor pariwisata di destinasi super prioritas (DPSP) Labuan Bajo aman untuk dikunjungi pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah NTT pada Sabtu (15/8). ANTARA FOTO/Gecio Viana/sth/wsj.

Jakarta (ANTARA) - BNPB melaporkan sejumlah destinasi wisata unggulan Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup untuk sementara demi memastikan keselamatan wisatawan pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang kawasan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, mengatakan penutupan sementara dilakukan pada objek wisata yang membutuhkan pemeriksaan serta pemulihan kelayakan infrastruktur.

"Beberapa tempat wisata saat ini masih ditutup untuk sementara, seperti Goa Rangko di Kabupaten Manggarai Barat, Kampung Adat Wae Rebo di Manggarai, dan Taman Nasional Kelimutu di Kabupaten Ende," kata Berton.

Berton menjelaskan otoritas pariwisata daerah akan terus memperbarui informasi resmi mengenai pembukaan kembali destinasi-destinasi tersebut setelah penanganan dan verifikasi keamanan selesai dilakukan oleh petugas di lapangan.

Meski demikian aktivitas pariwisata di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo dan sekitarnya dipastikan tetap beroperasi secara normal dan dapat diakses oleh wisatawan domestik maupun mancanegara tanpa adanya insiden.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BNPB: Sebagian objek wisata utama di NTT ditutup sementara pascagempa



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026