
Gubernur Sulsel ajak warga tingkatkan kewaspadaan potensi kebakaran

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi
Imbauan dan ajakan tersebut disampaikan menyusul kondisi musim kemarau dan fenomena El Nino yang semakin menguat dan maraknya kasus kebakaran di daerah itu.
“Ayo warga kami tercinta, bersama-sama menjaga lingkungan sekitar serta mencegah dari kebakaran pada daerah dengan kerawanan tinggi," kata Andi Sudirman di Makassar, Kamis.
Gubernur mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api, termasuk membakar lahan secara sembarangan dan membuang benda yang berpotensi menjadi sumber api.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat, petugas pemadam, dan masyarakat sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas, terlebih di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
“Mari kita jaga lingkungan kita bersama. Pencegahan lebih baik daripada kita harus menghadapi dampak kebakaran yang lebih besar,” ajaknya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut El Nino saat ini berada pada kondisi kuat, sementara puncak musim kemarau 2026 diprediksi terjadi pada Agustus. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.
Untuk Sulawesi Selatan, BMKG juga telah memasukkan sejumlah wilayah dalam peringatan dini kekeringan meteorologis. Kondisi kering ini turut meningkatkan kerentanan vegetasi dan lahan terhadap kebakaran.
Sejumlah kejadian kebakaran telah terjadi di wilayah Sulawesi Selatan. BNPB sebelumnya melaporkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tana Toraja dengan luas lahan terdampak mencapai sekitar 15 hektare.
Saat ini, penanganan kebakaran juga dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri, Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kehutanan di kawasan Gunung Enrekang, Kabupaten Enrekang.
Penanganan tersebut berlanjut hingga kasus terbaru kebakaran yang melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Rabu (19/8).
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
