Logo Header Antaranews Makassar

Pemprov Sulsel perkuat usaha kaum perempuan

Jumat, 21 Agustus 2026 16:44 WIB
Image Print
Wagub Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi memberikan sambutan pada kegiatan pelatihan pelaku usaha perempuan di Kabupaten Jeneponto, Sulsel. ANTARA/HO-Pemprov Sulsel (.)

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan usaha kelompok perempuan melalui pelatihan, peningkatan keterampilan, pendampingan dan perluasan akses pasar.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi dalam keterangannya di Makassar, Jumat, mengatakan pelatihan dan dukungan usaha menjadi bagian dari proses pemberdayaan yang berkelanjutan.

Fatmawati mengatakan penguatan kelompok perempuan tidak cukup hanya melalui peningkatan keterampilan. Potensi usaha perlu diidentifikasi dan dilanjutkan dengan pendampingan agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas serta peluang pasar yang lebih baik.

“Bukan cuma keterampilan saja yang bertambah, tapi kita lihat dulu potensinya, lalu kita kasih pendampingan," ujarnya saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Keterampilan bagi Perempuan Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

"Setelah dikasih pendampingan, bagaimana memastikan kelompok-kelompok yang sudah mendapatkan bantuan dan peningkatan kapasitas tersebut bisa mandiri,” lanjut Wagub.

Ia berharap kelompok perempuan yang telah mendapatkan pelatihan dan dukungan usaha dapat mengembangkan kegiatan produktif yang turut menopang pendapatan keluarga.

Menurut dia, produk yang memiliki potensi pasar dapat terus dikembangkan melalui penguatan kualitas, pendampingan, serta akses terhadap pasar yang lebih luas.

“Kalau potensinya besar, demand-nya tinggi, dan produk-produk olahan yang telah dihasilkan mampu menembus pasar, insyaAllah pemerintah akan mengawal. Tidak sampai di sini saja,” ujarnya.

Fatmawati juga meminta perangkat daerah terkait di Kabupaten Jeneponto memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dalam memenuhi berbagai persyaratan usaha, termasuk perizinan, PIRT (SPP-IRT), sertifikasi halal dan kebutuhan lainnya sesuai jenis produk.

Menurut dia, pemenuhan legalitas usaha menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat daya saing produk UMKM.

“Jadi bukan hanya pelatihan, tetapi bagaimana kemudian produk ini bisa masuk pasar dan memiliki legalitas,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026