Logo Header Antaranews Makassar

Gempa susulan NTT masih akan berlangsung hingga sebulan ke depan

Sabtu, 22 Agustus 2026 06:40 WIB
Image Print
Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026). Gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026) tersebut menyebabkan ratusan rumah rusak di pulau berpenduduk sekitar 11 ribu jiwa dan berjarak 20-30 kilometer dari pusat gempa. ANTARA FOTO/Mega Tokan/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gempa susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih akan berlangsung selama 21 hingga 30 hari ke depan.

"Berdasarkan hasil monitoring BMKG, aktivitas gempa susulan masih akan berlangsung. Secara umum dari grafik terlihat bahwa kecenderungannya menurun, walaupun dalam beberapa periode masih terjadi peningkatan aktivitas, tetapi gempa susulan akan menurun. Dengan data yang ada saat ini, kira-kira (masih akan berlangsung) dalam 21-30 hari ke depan, tetapi akan menurun," kata Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama dalam konferensi pers bersama BNPB yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Rabu.

Nelly menjelaskan secara spasial sebaran gempa susulan tersebut terkonsentrasi di wilayah Flores bagian tengah hingga barat dan memperlihatkan keterkaitan dengan zona tektonik.

"BMKG terus melakukan monitoring dan analisis untuk mendapatkan gambaran lebih baik terhadap aktivitas kegempaan tersebut," ujar dia.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Gempa susulan NTT masih akan berlangsung hingga 30 hari ke depan



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026