
BPBD Makassar distribusikan air bersih ke lokasi kekeringan

Makassar (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Sulawesi Selatan menyalurkan air bersih ke 23 titik di lima kecamatan terdampak kekeringan karena kemarau panjang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar di Makassar, Sabtu, mengatakan distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari respons cepat Pemerintah Kota Makassar sesuai arahan Wali Kota Munafri Arifuddin.
"Penyaluran air bersih ini bentuk kepedulian pemerintah kota kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Hari ini ada 23 titik yang kita distribusikan langsung," ujarnya.
Fadli mengatakan, pesan Wali Kota Makassar sangat jelas, yakni memastikan pemerintah memberikan respons cepat terhadap setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut dia, kondisi kemarau yang berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino mengakibatkan defisit air, penyusutan cadangan air tanah, hingga meningkatnya risiko kekeringan di sejumlah wilayah permukiman.
Karena itu, Pemkot Makassar kembali mengaktifkan distribusi air bersih sebagai langkah tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
"Untuk kebutuhan mendasar kehidupan manusia itu adalah air bersih. Jadi hari ini kita buka kembali penyaluran air bersih untuk masyarakat," katanya.
Pada hari ini bantuan air bersih menyasar 23 titik di lima kecamatan, yakni Biringkanaya, Tamalanrea, Ujung Tanah, Tallo, dan Panakkukang.
"Kita antarkan langsung melalui mobil tangki air. Hari ini kita pastikan kebutuhan mereka terpenuhi," jelasnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
