
Sidang pembunuhan siswi SMP di Nabire dikawal ketat

Nabire (ANTARA) - Sebanyak 300 personel Polres Nabire mengamankan sidang perdana perkara pembunuhan siswi SMP oleh anak yang berhadapan dengan hukum di Pengadilan Negeri Nabire, Senin.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu mengatakan pengerahan personel dilakukan untuk memastikan persidangan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Dalam melaksanakan pengamanan, personel harus tetap mengedepankan sikap profesional dan humanis serta memperhatikan ketentuan dan prosedur yang berlaku,” kata Samuel.
Sidang awalnya berlangsung tertib dengan dihadiri ratusan warga dari Ikatan Keluarga Toraja yang merupakan keluarga korban di luar Pengadilan Negeri Nabire.
Namun, dalam proses pengamanan terjadi insiden pelemparan oleh kelompok massa yang menyebabkan lima anggota Polres Nabire terluka. Salah seorang personel mengalami luka pada bagian kening. Seorang warga juga dilaporkan terluka.
Samuel mengatakan polisi mengamankan sejumlah orang untuk dimintai pertanggungjawaban terkait insiden tersebut. Personel juga memberikan penanganan kepada anggota dan warga yang mengalami luka.
Pewarta : Ali Nur Ichsan
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
