Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur targetkan 24 kabupaten/kota di Sulsel terapkan talenta penuh

Selasa, 25 Agustus 2026 22:29 WIB
Image Print
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberikan sambutan pada Ekspose Manajemen Talenta Tahap II Instansi Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Makassar, Selasa, (25/8/2026). ANTARA/HO-Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menargetkan 24 kabupaten dan kota di Sulsel menerapkan manajemen talenta hingga 100 persen.

Andi Sudirman di Makassar, Selasa, mengatakan Sulsel menjadi salah satu daerah yang progresif dalam implementasi manajemen talenta. Bahkan, Sulsel menjadi wilayah di luar Pulau Jawa yang telah 100 persen melaksanakan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan daerah.

Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya bersifat kuantitatif, tetapi menunjukkan adanya implementasi nyata dalam pengelolaan sumber daya aparatur di daerah.

“Hari ini kita sudah merasakan manfaat dari talent full kepada pejabat eselon maupun ASN, untuk memastikan orang-orang yang ditempatkan pada posisi tertentu benar-benar sesuai dengan kompetensi, kapasitas dan potensinya,” katanya pada pembukaan Ekspose Manajemen Talenta Tahap II Instansi Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026

Hingga saat ini, kata dia, sebanyak 13 instansi pemerintah daerah kabupaten/kota di Sulsel telah mendapatkan persetujuan penerapan Manajemen Talenta.

Sementara pada Ekspose Tahap II ini, sebanyak 11 kabupaten/kota kembali mengikuti proses penilaian dan ekspose penerapan manajemen talenta.

Andi Sudirman menegaskan, target Pemprov Sulsel tidak berhenti pada capaian tersebut. Penerapan manajemen talenta akan berjalan secara menyeluruh di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.

“Kita berharap Sulawesi Selatan menjadi percontohan nasional dalam penerapan dan mobilisasi talenta antarinstansi pemerintah daerah. Sekaligus menjadi episentrum pembelajaran manajemen talenta di Indonesia,” tuturnya.

Andi Sudirman mengatakan, penerapan manajemen talenta bagi pejabat eselon dan ASN di Sulawesi Selatan tidak boleh dipandang sebatas pemenuhan persyaratan administratif.

“Kita ingin menjadikannya sebagai fondasi dalam membangun birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, berorientasi pada hasil, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Andi Sudirman.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026