Logo Header Antaranews Makassar

BP3MI Sulsel gelar SMK Go Global tingkatkan kompetensi warga

Rabu, 26 Agustus 2026 13:21 WIB
Image Print
Pegawai BP3MI Sulawesi Selatan di meja registrasi untuk peserta Program SMK Go Global di Makassar, Rabu (26/8/2026). ANTARA/HO-BP3MI Sulsel

Gowa (ANTARA) - Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Selatan menggelar pelatihan SMK Go Global untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dan pencari kerja agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Kepala BP3MI Sulawesi Selatan Fanny Wahyu Kurniawan di Makassar, Rabu, mengatakan pemerintah terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui program SMK Go Global.

Ia menyatakan kegiatan itu program direktif Presiden RI untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dan pencari kerja agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Ia mengaku di Sulsel, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui BP3MI Sulawesi Selatan telah memulai tahapan program tersebut.

"Pendaftaran pelatihan SMK Go Global batch 1 gelombang 1 dan 2 sudah ditutup beberapa waktu lalu dan diikuti ratusan pendaftar dari berbagai kabupaten/kota di Sulsel," katanya.

BP3MI Sulawesi Selatan mengumumkan bahwa hasil seleksi peserta SMK Go Global Batch 1 telah resmi dipublikasikan. Masyarakat dapat melihat daftar nama yang lolos melalui media sosial resmi BP3MI Sulawesi Selatan di Instagram @bp3mi_sulsel dan Tiktok bp3misulsel.

"Untuk yang belum lolos di gelombang ini, jangan berkecil hati. Akan ada gelombang selanjutnya. Pastikan terus pantau informasi di medsos kami," katanya.

Pembukaan pelatihan digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada Rabu (26/8), pembukaan nasional akan dilakukan langsung oleh Menteri KP2MI Mukhtarudin.

Di Sulawesi Selatan, pelatihan akan dilaksanakan di dua tempat dengan total empat kelas. Materi pelatihan difokuskan pada tiga bidang yang paling dibutuhkan pasar global saat ini yaitu Bahasa Jepang, Bahasa Inggris, dan Operation Production.

Kelas pelatihan akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 26 Agustus hingga November 2026. Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi dari instruktur bersertifikat dan kurikulum yang disesuaikan dengan standar industri luar negeri.

Program SMK Go Global hadir untuk menjawab kebutuhan industri global akan tenaga kerja Indonesia yang tidak hanya terampil, tetapi juga menguasai bahasa asing dan budaya kerja internasional.

"Kami di BP3MI Sulawesi Selatan berkomitmen penuh mendukung program Presiden ini. Ini adalah jalan untuk menaikkan kelas pekerja migran kita. Dari pekerja kasar menjadi pekerja terampil, terlatih, dan terlindungi," demikian Fanny.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026