Logo Header Antaranews Makassar

Pasar ekspor bawang goreng Palu sedang dicari

Rabu, 26 Agustus 2026 13:53 WIB
Image Print
Seorang pelaku usaha kecil menunjukkan produk bawang goreng di galeri Baruga Vatulemo yang baru dibuka di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (5/1/2026). Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu membuka galeri produk lokal dan menghimpun sedikitnya 81 industri kecil dan menengah (IKM) yang lolos kurasi untuk menampilkan produknya guna membantu promosi dan penjualan. (ANTARA/Basri Marzuki)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding menyatakan, pihaknya siap membantu mencarikan pembeli luar negeri untuk ekspor bawang goreng dari Palu, Sulawesi Tengah, ke sejumlah negara Asia Tenggara serta menjajaki peluang pasar China.

Ia mengatakan bawang goreng merupakan salah satu produk unggulan Palu yang memiliki kualitas baik dan permintaan kuat di pasar domestik, tetapi belum diekspor.

“Ada produk dari Palu itu yang cukup bagus, misalnya bawang goreng. Kualitasnya bagus, permintaannya kuat di dalam negeri, tapi belum diekspor,” kata Karding di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, Barantin dapat membantu membuka akses pasar dengan mencarikan calon pembeli di sejumlah negara yang dinilai potensial.

Karding menyebut Malaysia, Laos, Vietnam, Kamboja dan Thailand sebagai pasar yang dapat dijajaki. Sementara untuk China, ia mengatakan peluang pasar masih dapat ditelusuri lebih lanjut.

“Itu bisa kita carikan pembeli terutama di Malaysia, Laos, Vietnam, Kamboja dan Thailand. Bahkan mungkin ke China, nanti kita bantu cari pasarnya,” ujarnya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Barantin siap bantu carikan pasar ekspor bawang goreng dari Palu



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026