Logo Header Antaranews Makassar

UNM latih pengurus Yayasan Muallaf Al-Istiqamah instalasi PLTS

Sabtu, 29 Agustus 2026 14:58 WIB
Image Print
Tim Dosen Pengabdi UNM berpose bersama Pengurus Yayasan Pembinaan Muallaf Al-Istiqamah Mundo Perdido disela Pelatihan Instalasi dan Troubleshooting Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Skala Rumah Tangga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO-Dok Tim Pengabdi FT UNM.

Gowa (ANTARA) - Tim Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) melatih pengurus Yayasan Pembinaan Muallaf Al-Istiqamah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, membangun instalasi dan "troubleshooting" pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk kemandirian energi terbarukan.

"Pelatihan ini dirancang tidak hanya memahami teori energi surya, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang dapat diterapkan secara langsung, serta mampu memahami sistem PLTS dengan instalasi secara benar," kata Ketua Tim Pengabdian UNM Labusab di Gowa, Sabtu.

Pelatihan diikuti pengurus Yayasan Pembinaan Muallaf Al-Istiqamah Mundo Perdido sebanyak 13 orang. Mereka tidak hanya mendapatkan materi secara teori tetapi memperoleh pengalaman langsung melalui praktik instalasi dan pemeriksaan komponen sistem PLTS.

Peserta diperkenalkan berbagai komponen utama PLTS, antara lain panel surya (solar photovoltaic), solar charge controller, baterai, inverter, kabel dan konektor, serta beban listrik.

Selain itu, diberikan pemahaman mengenai prinsip kerja sistem PLTS, fungsi setiap komponen, prosedur instalasi, keselamatan kerja, serta teknik pemeliharaan sistem. Materi yang mendapat perhatian peserta adalah troubleshooting (gangguan) PLTS.

Materi Troubleshooting ini untuk mengidentifikasi berbagai gangguan yang dapat terjadi pada sistem, seperti panel surya tidak menghasilkan daya optimal, baterai yang tidak terisi, gangguan pada solar charge controller, inverter tidak bekerja, hingga permasalahan pada sambungan kabel dan beban.

Kegiatan ini, kata dia, bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam memahami, memasang, mengoperasikan, serta melakukan troubleshooting sederhana pada sistem PLTS skala rumah tangga. Karena, nantinya menjadi sumber energi listrik alternatif ramah lingkungan dan efisien.

Harapannya, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan energi terbarukan. Sebab, energi matahari yang melimpah dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif, terutama kebutuhan listrik skala rumah tangga dan fasilitas sosial masyarakat.

Tim Dosen Pengabdi UNM menunjukkan pemasangan instalasi alat kepada Pengurus Yayasan Pembinaan Muallaf Al-Istiqamah Mundo Perdido disela Pelatihan Instalasi dan Troubleshooting Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Skala Rumah Tangga di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO-Dokumentasi Tim Pengabdi FT UNM.

Dalam pelatihan itu, Labusab yang akrab disapa Ocha dibantu dua anggotanya Nurfauziyah dari Program Studi Pendidikan Vokasional Mekatronika, dan Andi Muzawwirah Patawari dari Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika, Fakultas Teknik UNM Makassar.

Program pengabdian tersebut, kata mantan Presiden BEM UNM ini, merupakan kerja sama antara tim dosen pengabdi UNM dengan Pengurus Yayasan Pembinaan Muallaf Al-Istiqamah Mundo Perdido di Kabupaten Gowa.

"Ilmu ini sangat bermanfaat, tidak hanya mendapatkan penjelasan tentang PLTS, tetapi kami belajar secara langsung memasang dan memeriksa sistem ketika terjadi gangguan. Pengetahuan ini digunakan membantu pemeliharaan PLTS di lingkungan yayasan maupun di rumah," kata Ketua Yayasan, Muhammad Miolo.

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dan akademisi dalam mentransfer pengetahuan serta teknologi kepada masyarakat. Tidak hanya berorientasi pada peningkatan pemahaman teknologi, tetapi diarahkan memanfaatkan teknologi energi terbarukan secara tepat, aman dan berkelanjutan.

Ke depan, pelatihan serupa dapat terus dikembangkan melalui pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat, sehingga pemanfaatan PLTS tidak berhenti pada tahap instalasi, tetapi berlanjut pada aspek pengoperasian, pemeliharaan, troubleshooting, dan optimalisasi penggunaan energi surya.

Dengan meningkatnya keterampilan masyarakat memanfaatkan teknologi PLTS, energi matahari tidak hanya menjadi sumber listrik alternatif, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat lebih mandiri energi serta berorientasi pada pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026