
Unhas pamerkan 50 program inovasi PKM di Bulukumba

Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan 50 program pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan melalui Pameran/Expo Program Pengabdian kepada Masyarakat Unhas (PPMU).
Program tersebut mencakup berbagai bidang, antara lain pertanian, perikanan, kelautan, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan sumber daya manusia.
Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa dalam keterangannya di Makassar, Selasa, mengatakan expo tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan konsep kampus berdampak dengan mendorong perguruan tinggi terlibat langsung dalam pembangunan daerah.
“Ini adalah pilot project bagaimana fungsi daerah berdasarkan potensi masing-masing. Potensi kita besar dan banyak, sehingga banyak jalan untuk hilirisasi,” ujar Prof JJ (sapaan akrabnya) saat membuka expo di Bulukumba.
Kegiatan ini merupakan wadah untuk memperkenalkan hasil riset, teknologi, dan kepakaran Unhas yang dapat diterapkan untuk mendukung pengembangan potensi daerah.
Menurut Prof JJ, Bulukumba memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis sumber daya lokal, khususnya melalui sektor kelautan, perikanan, dan pertanian. Daerah ini sangat potensial untuk menumbuhkan agroindustri.
Baca juga: Lukisan dinding berusia 67.800 tahun di Karst Sulawesi diteliti
Baca juga: Alumni FT Unhas ditantang bangun infrastruktur
Prof JJ juga meminta agar program pembinaan desa yang dilakukan Unhas di Bulukumba dapat berkelanjutan. Dukungan pemerintah daerah diperlukan agar pendampingan terhadap desa tidak berhenti setelah program pengabdian selesai.
“Kita harapkan pemerintah mendukung. Ini akan kita bina bersama Unhas, bukan hanya untuk momen ini, tetapi terus berlanjut,” ujarnya.
Selain program pengabdian, Unhas juga merancang pengembangan pendidikan tinggi di Bulukumba melalui peluang multi kampus dan program pascasarjana berbasis riset yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
“Semua ini berbasis riset. Kita juga punya rencana multi kampus dan pascasarjana di Bulukumba,” tutur Prof. JJ.
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, menyambut kolaborasi tersebut dan mengapresiasi kontribusi Unhas dalam memberikan kajian untuk mendukung pengembangan berbagai sektor di daerah.
Andi Muchtar mengatakan pembangunan daerah perlu diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat. Menurutnya, peningkatan aktivitas ekonomi akan memperkuat kemampuan daerah dalam mendukung sektor lain, termasuk pendidikan dan kesehatan.
Baca juga: TEP Unhas latih petani pala Weri Saharey secara digital
Pemkab Bulukumba juga mendorong pemanfaatan lahan secara produktif melalui pengembangan berbagai tanaman dan komoditas bernilai ekonomi.
Pengembangan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan dinilai memiliki peluang untuk diperkuat melalui kolaborasi dengan Unhas.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu berjalan seiring dengan pengembangan ekonomi daerah. Karena itu, Pemkab Bulukumba membuka ruang kerja sama dengan Unhas di berbagai bidang, termasuk pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, pendidikan, dan kesehatan.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
