
RPH Tamangapa dijadikan kawasan produktif terpadu

Makassar (ANTARA) - Pemkot Makassar segera merealisasikan area terbuka Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa, Kecamatan Manggala, menjadi kawasan produktif terintegrasi.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melalui keterangannya di Makassar, Kamis, menjelaskan rencana kawasan RPH Tamangapa ke depan tidak hanya akan memaksimalkan fungsinya untuk pemotongan hewan, tetapi juga akan dikembangkan menjadi kawasan percontohan produktif yang mengintegrasikan sektor pengelolaan lingkungan secara modern.
"Rencananya pembangunan greenhouse oleh Dinas Perikanan dan Pertanian. Kawasan tersebut akan diarahkan menjadi zona pertanian terintegrasi dengan dukungan teknologi Internet of Things (IoT)," ujar Munafri usai melakukan kunjungan ke area RPH Tamangapa pada 2 September 2026.
Kunjungan Munafri untuk memastikan pembenahan sekaligus rencana optimalisasi dan pemanfaatan aset daerah tersebut.
Selain itu Dinas Perikanan dan Pertanian juga tengah menyiapkan pembangunan infrastruktur rumah maggot yang ditargetkan mampu mengolah sekitar 7,2 ton sampah setiap bulan.
Pengelolaan tersebut akan menjadi percontohan hadirnya sistem pertanian terintegrasi pengolahan sampah berbasis ekonomi sirkular.
Munafri mengatakan konsep kawasan terintegrasi tersebut akan terus dikembangkan sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung model pengelolaan pertanian, peternakan, sampah, dan aset daerah yang produktif.
Munafri didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar Aulia Arsyad melihat langsung kondisi kawasan sekitar RPH yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
Ia mengingatkan agar aset dengan luasan dan potensi besar tersebut tidak boleh dibiarkan menganggur tanpa memberikan manfaat bagi pemerintah maupun masyarakat. Untuk itu ia menilai area RPH perlu ditata dan dioptimalkan kembali agar dapat menjalankan fungsi ekonominya secara maksimal.
“Kita akan memaksimalkan kembali ini RPH. Dalam kondisi hari ini, RPH akan sangat sulit untuk bergerak dengan keterbatasan anggaran yang mereka miliki,” ucapnya.
Ia menjelaskan optimalisasi RPH Tamangapa merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar memastikan seluruh aset daerah memberikan manfaat nyata. Menurutnya, aset pemerintah yang tidak produktif justru menjadi beban apabila tidak dikelola dengan baik.
Selain meningkatkan pendapatan daerah, Munafri menilai pengaktifan kembali RPH juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Kalau ini aktif, angkatan kerja pasti akan terserap dengan baik,” kata dia.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
