
Pesawat ditumpangi Menhut gagal mendarat di Pontianak

Pontianak (ANTARA) - Pesawat yang membawa Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama rombongan, gagal mendarat di Bandara Supadio Pontianak karena kabut asap tebal dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti wilayah Kalimantan Barat (Kalbar).
"Di tempat kita ini beliau batal datang karena kabut asap dan jarak pandang hanya bisa 100 meter saja. Sehingga pesawat tidak berani untuk landing," kata Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan di Pontianak, Kamis.
Kondisi jarak pandang yang hanya sekitar 100 meter membuat pesawat yang ditumpangi Menhut tidak berani mendarat dan kunjungannya ke Kalbar terpaksa ditunda.
Gubernur Norsan mengatakan, apabila kondisi cuaca dan jarak pandang membaik, Menhut Raja Juli Antoni diupayakan tetap hadir di Kalbar untuk melanjutkan agenda yang telah disiapkan, atau paling lambat dijadwalkan kembali pada hari berikutnya.
Dalam kunjungan ke Kalbar, Menhut dijadwalkan akan meninjau tiga lokasi yang terdampak karhutla, yakni kawasan Limbung, sekitar SMA Negeri 4, dan Rasau Jaya.
Pewarta : Rendra Oxtora
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
