
Jembatan Salujambu senilai Rp12 M hampir rampung

Makassar (ANTARA) - Pembangunan Jembatan Salujambu di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dengan total anggaran senilai Rp12 miliar hampir rampung mencapai 93 persen.
Bupati Luwu Patahudding dalam keterangannya di Makassar, Jumat, mengatakan anggaran pembangunan jembatan itu bersumber dari Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu dan dilaksanakan pada 2025.
Jembatan sepanjang 80 meter tersebut menghubungkan Desa Salujambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu dengan Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.
Secara konstruksi, jembatan tersebut terdiri atas sekitar 20 meter bagian beton dan 60 meter rangka baja. Kehadiran jembatan ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas antara wilayah Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan ditargetkan rampung pada bulan September ini. Setelah pekerjaan selesai, pemerintah selanjutnya menunggu jadwal Gubernur Sulawesi Selatan untuk meresmikan jembatan tersebut.
Pembangunan Jembatan Salujambu merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu pada 2025. Bupati Luwu dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan atas dukungan dan bantuan keuangan tersebut.
“Insya-Allah, jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas warga dan memperlancar distribusi hasil pertanian serta berbagai komoditas masyarakat,” ujar Bupati saat meninjau progres pembangunan jembatan.
Menurut dia, semakin baiknya akses dan konektivitas antarwilayah akan membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat dalam mengembangkan aktivitas ekonomi.
“Dengan akses yang semakin lancar, kita berharap distribusi hasil pertanian dan komoditas masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien. Pada akhirnya ini akan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
