Logo Header Antaranews Makassar

TNI dan marinir lintas negara asah keahlian menembak di malam hari

Sabtu, 5 September 2026 09:20 WIB
Image Print
Pasukan Korps Marinir mengikuti latihan menembak saat malam hari dalam ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Batalyon Infanteri 9 Marinir, Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Kamis (4/9/2026). ANTARA/HO-Puspen Mabes TNI

Jakarta (ANTARA) - Prajurit TNI AL bersama korps marinir dari lintas negara mengasah kemampuan menembak pada saat malam hari dalam ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Batalyon Infanteri 9 Marinir, Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Kamis (4/9), lalu.

Dalam siaran pers Pusat Penerangan Mabes TNI di Jakarta, Sabtu, dijelaskan korps marinir lintas negara itu terdiri atas Marinir TNI AL, United States Marine Corps (USMC) dari AS, Amphibious Rapid Deployment Brigade (ARDB) dari Jepang dan Republic of Korea Marine Corps (ROK MC) dari Korea Selatan.

Dalam siaran pers tersebut dijelaskan latihan ini digelar agar prajurit memiliki kemampuan infiltrasi yang kuat sehingga mampu melalukan serangan pada malam hari.

"Para prajurit diuji kemampuannya dalam memanfaatkan perangkat Night Vision Goggles (NVG), disiplin penggunaan lampu, serta akurasi bidikan terhadap sasaran dalam gelap," seperti dikutip siaran pers tersebut.

Tidak hanya menguji kemampuan menembak dengan NVG, para prajurit juga dituntut untuk menguasai medan dan navigasi saat malam demi memastikan gerak pasukan tetap taktis.

Seluruh rangkaian latihan pun diselesaikan dengan baik tanpa adanya insiden yang terjadi.


Berita selengkapnya : TNI dan marinir lintas negara pertajam kemampuan menembak saat malam



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026