Logo Header Antaranews Makassar

Hujan tak kunjung tiba, Appi dan warga Makassar salat istisqa

Sabtu, 5 September 2026 19:34 WIB
Image Print
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama warga Makassar melaksanakan salat istisqa meminta hujan di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Sabtu (5/09/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar

Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama jajaran pemerintah dan masyarakat melaksanakan salat istisqa di halaman Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu, guna memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang.

Salat Istisqa digelar sebagai ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda Indonesia, termasuk Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan ini.

"Kehadiran kita pada pagi hari ini adalah bentuk dari manifestasi penghambaan kita kepada Allah SWT. Hari ini kita hadir bersama-sama di halaman Masjid Al Markaz ini untuk memohon, meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, untuk menurunkan hujan," ujar Munafri.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Besar Masjid Al Markaz Al-Islami Muammar Bakry menjadi khatib, sementara salat istisqa dipimpin Hasan Basri.

Kegiatan turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Bupati Soppeng Lutfi Halide, Kabintaljarahdam XIV/Hasanuddin Kolonel (Inf) Nofid Arifin, serta para kepala lembaga dan instansi vertikal.

Munafri mengatakan pelaksanaan salat istisqa merupakan bentuk penghambaan manusia kepada Allah SWT sekaligus ikhtiar spiritual menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi saat ini.

Munafri menyebut musim kemarau yang berlangsung panjang telah berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Selain itu, ketersediaan air semakin menipis dan menimbulkan berbagai dampak, seperti pemadaman listrik karena cadangan air PLTA menyusut.

Ia mengungkapkan prakiraan BMKG (Badan Mitologoi, Klimatologi dan Geofisika) bahwa hujan turun pada akhir Oktober merupakan sebuah prediksi, sementara manusia tetap dapat berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT.

"Ini prakiraan. Tapi semua ada yang mengatur, dan hari ini kita hadir bersama-sama untuk meminta kepada Sang Pengatur untuk menurunkan hujan. Doa-doa kita menjadi cara yang terbaik untuk menyampaikan ini kepada Sang Pengatur, Sang Maha Kuasa, Allah SWT,” urainya.

Munafri yang akrab disapa Appi menyebut kondisi kekeringan tersebut juga telah membuat Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah penanganan kedaruratan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Pemkot Makassar terus melakukan penanganan secara langsung di wilayah yang mengalami kekeringan. Munafri bahkan turun langsung telah meninjau sejumlah lokasi dan memastikan kebutuhan air masyarakat mendapat intervensi pemerintah.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026