
Makassar mulai krisis air, ini yang dilakukan Pemkot

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kota Makassar menggerakkan penyediaan air melalui 18 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sumur bor yang tersebar di berbagai wilayah Kota Makassar sebagai upaya menghadapi krisis air di tengah musim kemarau panjang.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Makassar, Sabtu, menyebut tahun ini pemerintah melakukan penambahan sekitar 18 SPAM di sejumlah titik untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber air.
"Di musim kemarau ini kami berupaya agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar air bersih dengan sejumlah upaya yang kita siapkan, salah satunya lewat SPAM," kata dia.
Sejalan dengan upaya itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Makassar terus dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di sekitar 50 hingga 60 titik setiap hari.
Tidak sampai di situ, Pemerintah juga mengintervensi sumber-sumber air yang masih tersedia di tengah masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan warga.
"Kami bantu untuk secepatnya memberikan mesin baru karena cuma satu mesin jalan 24 jam untuk cover dua RW. Ini kami coba cepat untuk mengintervensi hal-hal yang seperti ini," katanya.
Appi menegaskan, pemerintah akan terus memaksimalkan berbagai sumber air yang masih tersedia agar distribusinya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
"Di mana ada sumber-sumber air yang maksimal, langsung kita intervensi supaya kebutuhan air ini bisa terdistribusi dengan baik," katanya.
Tidak berhenti di situ, Pemkot Makassar juga melakukan pendekatan spritual dengan melakukan sholat istisqa untuk memohon hujan bersama ribuan masyarakat Kota Makassar di Masjid Al Markaz Al Islami.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar Mohammad Syarief mengatakan salat istisqa digelar sebagai bentuk penghambaan sekaligus ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun.
"Tujuan utama dari salat istisqa adalah memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan di wilayah yang mengalami kemarau panjang, termasuk Makassar, kekeringan atau krisis air bersih," kata Syarief.
Salat istisqa tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Pemkot Makassar menghadapi kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
