Logo Header Antaranews Makassar

Erupsi Anak Krakatau tak berpotensi tsunami

Minggu, 6 September 2026 19:58 WIB
Image Print
Sejumlah anak menikmati suasana matahari terbenam di Pantai Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (6/9/2026). Aktivitas warga di sepanjang pesisir Provinsi Banten tersebut tetap berjalan normal meski masih terdampak paparan abu vulkanik dan berada jauh di luar radius bahaya erupsi Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/wsj.

Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni memastikan bahwa rangkaian erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi baru-baru ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang.

Penegasan tersebut disampaikan Andra usai meninjau Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Anak Krakatau di Kabupaten Serang, Minggu, bersama instansi terkait termasuk Badan Geologi dan BMKG. Menurutnya, morfologi tubuh Gunung Anak Krakatau saat ini jauh lebih landai dibandingkan saat memicu tsunami pada 2018.

"Indikasi kenapa sekarang tidak terjadi tsunami, ukuran badannya jauh dengan 2018. Waktu 2018 tingginya kurang lebih di atas permukaan laut itu 300 sekian meter. Kalau sekarang, berdasarkan keterangan Badan Geologi masih landai," kata Andra.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur Banten: Erupsi Anak Krakatau tak berpotensi tsunami



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026