
Polisi Makassar tangkap empat anak di bawah umur diduga geng motor

Makassar (ANTARA) - Sebanyak empat remaja diduga bagian dari kelompok geng motor dibekuk polisi usai terlibat tawuran dengan warga di Jalan Bandang, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan.
"Ada empat orang, satu orang ditemukan membawa busur (anak panah). Mereka diduga menyerang (warga)," kata Kepala Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar AKP Sangkala kepada wartawan di Makassar, Minggu malam.
Empat orang yang diamankan tersebut masih di bawah umur masing-masing inisial MR (14), NA (15), MR (14) dan RD (17). Mereka kini sedang menjalani pemeriksaan di Kantor Polrestabes Makassar.
Selain mengamankan empat anak remaja, polisi turut mengamankan satu unit motor yang sudah terbakar di Jalan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala. Diduga motor ini milik salah seorang geng motor yang menjadi sasaran warga saat tawuran pecah.
"Nanti kita lihat (siapa pemiliknya). Kita masih dalami (pelaku pembakaran motor) mereka," tutur Sangkala merespons kejadian tersebut.
Secara terpisah, Kepala Seksi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Achmad menuturkan, dari informasi diterima, kawanan geng motor ini berjumlah puluhan motor diduga membawa senjata tajam dan petasan.
Mereka melintas di Jalan Bunga Ejaya, Kecamatan Bongaya lalu menyerang sekelompok pemuda dengan anak panah serta petasan. Aksinya mendapat perlawanan warga setempat hingga akhirnya diduga satu motor anggota gengnya tertinggal.
Motor ini kemudian dibakar warga karena kesal atas perbuatan terduga pelakunya. Polisi mengamankan empat orang remaja di Jalan Bandang yang diduga ikut terlibat pada penyerangan itu. Beruntung, tidak ada korban saat kejadian.
"Penyidik masih mendalami keterlibatan keempat remaja ini, termasuk kemungkinannya ada pihak lain yang terlibat dalam tawuran itu," katanya saat dikonfirmasi wartawan.
Sebelumnya, serangan geng motor terhadap warga juga terjadi di Jalan Nuri, Lorong 300, Kecamatan Mariso pada Sabtu (5/9) dini hari. Para pelakunya diduga berasal dari Kabupaten Gowa dan sempat membakar tanaman di median jalan.
Warga setempat sempat melakukan perlawanan dengan menyerang balik kawanan ini. Polisi Sektor Mariso segera turun tangan setelah menerima informasi dan segera melaksanakan pengamanan. Tidak ada korban dari serangan itu.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
